Sabtu 12 Oktober 2019, 06:00 WIB

Riliv

(M-2) | Weekend
Riliv

ilus
Riliv

Ada pula aplikasi pengendalian depresi buatan Indonesis, Riliv, hadir sejak 7 Agustus lalu. Aplikasi ini membuka ruang curhat konsultasi berbayar secara tekstual, menghubungkan individu dengan psikolog profesional yang dijaminkan mereka.

CEO Riliv Audrey Maxmilian Herli dalam akun instagramnya menyampaikan dengan banyaknya suara komentar mengenai kesedihan, masalah yang dihadapi, sampai kesehatan mental dan dukungan yang dituliskan warga net pada akun media sosial @Riliv menunjukkan bahwa isu gangguan mental itu benar adanya.

Berkantor di Surabaya, Riliv membuka pintu bagi siapa saja yang datang berkunjung, duduk, nikmati waktu dengan damai dan tanpa adanya penghakiman apa pun. Sebab disadari, menjalani masalah sendirian itu sungguh berat, dan menyiksa. Terutama, di era yang serba-individual seperti saat ini, kadang sesama manusia Iupa bahwa empati, kasih sayang, kepedulian ialah hal penting.

Baca Juga

AFP

Tenggak Alkohol di Taman Umum, Springsteen Didenda Rp7,5 Juta

👤adiyanto 🕔Kamis 25 Februari 2021, 08:00 WIB
Springsteen juga dituduh sembrono dan mengemudi di bawah pengaruh...
John MACDOUGALL / AFP

Melawan Tradisi Patriaki dengan Menjadi Sopir Taksi

👤Adiyanto 🕔Kamis 25 Februari 2021, 06:35 WIB
Jumlah perempuan yang bekerja sebagai sopir taksi di Somalia sedikitl karena alasan keamanan, tapi secara bertahap...
 Mads Claus Rasmussen / Ritzau Scanpix / AFP

Anjing Lebih Perhatian pada Anak-anak Daripada Orang Dewasa

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 25 Februari 2021, 06:05 WIB
Mereka bahkan lebih responsif dan dalam banyak kasus, berperilaku selaras dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya