Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMSUNG terus memperkuat dominasinya di pasar ponsel pintar melalui inovasi kamera pada lini Galaxy S Series.
Fokus utama mereka adalah memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengabadikan momen berkualitas profesional, bahkan dalam kondisi pencahayaan minim (low light), tanpa harus dipusingkan dengan pengaturan teknis yang rumit.
Menurut MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, kebutuhan konsumen saat ini telah bergeser ke arah kemudahan penggunaan.
Pengguna menginginkan hasil foto dan video yang jernih dengan detail yang tajam, layaknya kamera profesional, namun dengan proses yang instan.
“Melalui kamera unggulan dari Galaxy S Series, Samsung menghadirkan pengalaman fotografi dan video profesional yang tetap mudah digunakan,” ujar Ilham Indrawan dalam keterangan resmi, Senin (23/2).
Identitas kuat yang dibangun Samsung dalam dunia fotografi ponsel dimulai sejak peluncuran Galaxy S22 Series. Sejak saat itu, fitur Nightography menjadi fondasi utama pengembangan kamera seri Galaxy S dari generasi ke generasi.
Inovasi ini dirancang untuk memastikan malam hari tidak lagi menjadi penghalang bagi kreativitas pengguna.
“Setiap pengguna dapat menangkap momen dengan hasil yang tajam, terang, dan detail di berbagai kondisi cahaya. Inovasi Nightography kami hadir agar malam tidak lagi menjadi batasan kreativitas,” tambah Ilham.
Konsistensi inovasi inilah yang membuat Galaxy S Series dipercaya untuk menangkap berbagai skenario menantang, mulai dari pergerakan dinamis di tengah konser hingga suasana malam yang redup.
Sebagai pengakuan atas kecanggihan teknologinya, sistem kamera Samsung pun telah mendapatkan apresiasi global melalui penghargaan Best Smartphone dari Global Mobile Awards.
Keunggulan Nightography tidak lepas dari optimalisasi kecerdasan buatan (AI). Teknologi AI ini secara terus-menerus disempurnakan oleh Samsung untuk memproses warna dan menekan noise (bintik pada foto) yang sering menjadi kendala utama saat memotret di kondisi minim cahaya.
Langkah ini diikuti dengan peningkatan perangkat keras yang signifikan. Misalnya, pada Samsung Galaxy S23 Ultra, perusahaan menyematkan sensor 200MP serta dukungan prosesor generasi terbaru untuk pemrosesan gambar yang jauh lebih cepat.
Puncaknya, pada seri terbaru yakni Galaxy S25 Series, Samsung memperkenalkan ProVisual Engine. Mesin berbasis AI ini diklaim jauh lebih cerdas karena telah dilatih menggunakan lebih dari 400 juta dataset.
Dengan kombinasi perangkat keras yang tangguh dan dukungan AI yang masif, Samsung menegaskan bahwa kualitas foto profesional kini ada dalam genggaman setiap pengguna, tanpa perlu menjadi ahli fotografi. (Ant/Z-1)
Awesome Intelligence dirancang untuk mempermudah aktivitas harian melalui fitur-fitur yang terintegrasi langsung dalam antarmuka perangkat:
SAMSUNG resmi menghadirkan dukungan fitur berbagi file lintas ekosistem yang selama ini menjadi salah satu hambatan terbesar antara Android dan Apple melalui Quick Share.
Galaxy S27 Ultra dikabarkan hadir dengan kamera 200MP terbaru dan chipset 2nm. Inovasi ini menjanjikan kualitas foto, performa AI, dan efisiensi daya lebih tinggi.
Ini perangkat Samsung Galaxy akan mendapatkan pembaharuan One UI 8.0.
Samsung Galaxy A06 5G hadir dengan fitur AI seperti Circle to Search dan akses Gemini, didukung baterai 6.000mAh serta chipset Dimensity 6300.
Cek daftar 4 HP Android terbaru 2026 dengan fitur paling inovatif. Dari layar privasi Samsung hingga baterai raksasa OPPO. Baca selengkapnya di sini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved