Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Evolusi Nightography: Rahasia Samsung Galaxy S Series Menaklukkan Fotografi Malam Hari

Basuki Eka Purnama
24/2/2026 10:40
Evolusi Nightography: Rahasia Samsung Galaxy S Series Menaklukkan Fotografi Malam Hari
Samsung Galaxy S Series andalkan hasil maksimal abadikan momen meski minm cahaya.(ANTARA/Samsung)

SAMSUNG terus memperkuat dominasinya di pasar ponsel pintar melalui inovasi kamera pada lini Galaxy S Series. 

Fokus utama mereka adalah memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengabadikan momen berkualitas profesional, bahkan dalam kondisi pencahayaan minim (low light), tanpa harus dipusingkan dengan pengaturan teknis yang rumit.

Menurut MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, kebutuhan konsumen saat ini telah bergeser ke arah kemudahan penggunaan. 

Pengguna menginginkan hasil foto dan video yang jernih dengan detail yang tajam, layaknya kamera profesional, namun dengan proses yang instan.

“Melalui kamera unggulan dari Galaxy S Series, Samsung menghadirkan pengalaman fotografi dan video profesional yang tetap mudah digunakan,” ujar Ilham Indrawan dalam keterangan resmi, Senin (23/2).

Menjawab Tantangan Melalui Nightography

Identitas kuat yang dibangun Samsung dalam dunia fotografi ponsel dimulai sejak peluncuran Galaxy S22 Series. Sejak saat itu, fitur Nightography menjadi fondasi utama pengembangan kamera seri Galaxy S dari generasi ke generasi. 

Inovasi ini dirancang untuk memastikan malam hari tidak lagi menjadi penghalang bagi kreativitas pengguna.

“Setiap pengguna dapat menangkap momen dengan hasil yang tajam, terang, dan detail di berbagai kondisi cahaya. Inovasi Nightography kami hadir agar malam tidak lagi menjadi batasan kreativitas,” tambah Ilham.

Konsistensi inovasi inilah yang membuat Galaxy S Series dipercaya untuk menangkap berbagai skenario menantang, mulai dari pergerakan dinamis di tengah konser hingga suasana malam yang redup. 

Sebagai pengakuan atas kecanggihan teknologinya, sistem kamera Samsung pun telah mendapatkan apresiasi global melalui penghargaan Best Smartphone dari Global Mobile Awards.

Integrasi AI yang Semakin Cerdas

Keunggulan Nightography tidak lepas dari optimalisasi kecerdasan buatan (AI). Teknologi AI ini secara terus-menerus disempurnakan oleh Samsung untuk memproses warna dan menekan noise (bintik pada foto) yang sering menjadi kendala utama saat memotret di kondisi minim cahaya.

Langkah ini diikuti dengan peningkatan perangkat keras yang signifikan. Misalnya, pada Samsung Galaxy S23 Ultra, perusahaan menyematkan sensor 200MP serta dukungan prosesor generasi terbaru untuk pemrosesan gambar yang jauh lebih cepat.

Puncaknya, pada seri terbaru yakni Galaxy S25 Series, Samsung memperkenalkan ProVisual Engine. Mesin berbasis AI ini diklaim jauh lebih cerdas karena telah dilatih menggunakan lebih dari 400 juta dataset. 

Dengan kombinasi perangkat keras yang tangguh dan dukungan AI yang masif, Samsung menegaskan bahwa kualitas foto profesional kini ada dalam genggaman setiap pengguna, tanpa perlu menjadi ahli fotografi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya