Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Setelah 54 Tahun, NASA akan Kirim Manusia ke Bulan pada Februari 2026

N Apuan Iskandar
02/2/2026 22:40
Setelah 54 Tahun, NASA akan Kirim Manusia ke Bulan pada Februari 2026
Ilustrasi(Doc NASA)

SETELAH lebih dari setengah abad sejak manusia terakhir kali melakukan perjalanan berawak di sekitar Bulan, NASA kini bersiap untuk mengirim kembali manusia ke dekat satelit alami Bumi pada 8 Februari 2026. Misi berawak ini merupakan bagian dari program Artemis yang bertujuan membawa manusia kembali ke luar angkasa jauh serta membuka pintu eksplorasi yang lebih luas di Bulan dan seterusnya.

Misi yang dinamakan Artemis II ini akan menjadi penerbangan berawak pertama di luar orbit rendah Bumi sejak program Apollo berakhir pada 1972, ketika Apollo 17 meluncur dan menjadi misi manusia terakhir yang menjejakkan kaki di permukaan Bulan. Artemis II akan membawa empat astronot dalam perjalanan sekitar sepuluh hari yang melintasi jarak jauh dan membawa kembali pengalaman serta data penting untuk penerbangan manusia masa depan. 

Empat kru yang dipilih untuk misi ini adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen sebagai spesialis misi. Hansen, yang berasal dari Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency), akan menjadi orang pertama dari Kanada yang ikut serta dalam perjalanan mengelilingi Bulan.

Sementara itu, Koch akan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang mengarungi perjalanan ini, dan Glover sebagai orang kulit berwarna pertama yang mencapai jarak tersebut. 

Artemis II tidak dirancang untuk mendarat di permukaan Bulan. Alih-alih itu, kapsul Orion yang membawa astronot akan mengikuti jalur free-return, yakni lintasan yang membawa pesawat keluar Bumi, mendekati Bulan, kemudian memanfaatkan gravitasi untuk kembali secara otomatis tanpa perlu tenaga dorong besar ekstra.

Selama misi ini, para astronot akan menguji berbagai sistem penting termasuk dukungan hidup, navigasi, komunikasi, serta perlindungan dari radiasi di luar orbit rendah Bumi.

Peluncuran Artemis II menjadi awal dari serangkaian misi yang lebih ambisius dalam program Artemis. Misi berikutnya, yang diberi nama Artemis III, diharapkan dapat membawa astronot kembali ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak Apollo 17, dengan target yang saat ini direncanakan pada tahun 2027 atau setelahnya.

Keberhasilan Artemis II akan menjadi tolok ukur kesiapan sistem roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion dalam kondisi operasional nyata sebelum pendaratan manusia dilakukan.

Meski jadwal peluncuran perlu menunggu kondisi cuaca, kesiapan teknis, dan persetujuan akhir, target 8 Februari 2026 menunjukkan bahwa NASA memasuki fase krusial dalam upaya menghidupkan kembali eksplorasi manusia di Bulan setelah 54 tahun. Keberhasilan misi ini juga dipandang sebagai langkah batu loncatan yang penting untuk eksplorasi Mars di masa depan.

Sumber: Wikipedia, congress.gov

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya