Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI tahun 2026, peta persaingan kecerdasan buatan (AI) bergeser signifikan. Jika ChatGPT (OpenAI) masih memegang mahkota untuk urusan koding dan penulisan akademis, gelar "Raja Tren Sosial" kini mutlak dipegang oleh Grok, AI besutan xAI milik Elon Musk.
Bagi para pengamat media sosial, *marketer*, dan pemburu berita viral, Grok (terutama versi terbaru 4.1) dianggap jauh lebih superior dibandingkan ChatGPT versi GPT-5.1. Mengapa demikian? Berikut tiga alasan utamanya:
Ini adalah senjata pamungkas Grok yang tidak dimiliki pesaing manapun. Grok memiliki akses "jalur dalam" (native access) ke seluruh data publik di platform X secara real-time. Saat sebuah tagar mulai naik atau berita sela (*breaking news*) baru saja dicuitkan 5 detik lalu, Grok sudah bisa membacanya.
Sebaliknya, ChatGPT harus melakukan web browsing (menjelajah internet) layaknya manusia yang membutuhkan waktu loading dan seringkali terhalang oleh kebijakan privasi situs pihak ketiga. Akibatnya, data ChatGPT sering telat beberapa menit hingga jam dibanding Grok.
ChatGPT didesain dengan pagar keamanan (guardrails) yang sangat ketat agar selalu sopan dan netral. Ini justru menjadi kelemahan saat membaca tren medsos yang seringkali liar, sarkas, atau penuh bahasa gaul (slang).
Grok, dengan mode "Fun" atau "Rebel", mampu memahami konteks sarkasme, meme, dan debat panas netizen dengan lebih akurat. Ia bisa menjelaskan mengapa netizen marah tanpa berusaha memolesnya menjadi bahasa korporat yang kaku.
Di tahun 2026, Grok memperkenalkan fitur ringkasan visual yang mampu memetakan sebuah isu viral berdasarkan kubu pro dan kontra secara instan. Pengguna cukup bertanya, "Kenapa kata kunci 'Bubur Diaduk' trending?", dan Grok akan menyajikan rangkuman perdebatan terkini lengkap dengan cuitan kunci dari tokoh-tokoh berpengaruh (KOL) yang sedang terlibat.
(H-3)
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
Tindakan ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam melindungi perempuan, anak-anak, dan seluruh elemen masyarakat dari risiko kejahatan digital.
Komdigi menyebut Grok AI belum memiliki sistem moderasi atau pengaturan eksplisit untuk mencegah produksi pornografi berbasis foto nyata.
Pemerintah Indonesia memblokir sementara Grok AI milik Elon Musk karena risiko pornografi deepfake non-konsensual dan ancaman keamanan digital.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Kawasan ASEAN tengah mendekati titik infleksi krusial, di mana investasi pada AI tumbuh lebih cepat dibandingkan belanja digital secara keseluruhan.
ISO/IEC 42001:2023 ialah standar global yang mengatur sistem manajemen AI, mencakup aspek tata kelola, manajemen risiko, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan AI.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Dalam pengelolaan talenta, AI digunakan untuk mengidentifikasi potensi karyawan, menganalisis kinerja, hingga memprediksi kebutuhan pengembangan kompetensi.
Lenovo menyebut rata-rata, belanja teknologi AI diperkirakan akan tumbuh sebesar 15%. Alokasi dana ini mencakup pengembangan Agentic AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved