Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSAINGAN teknologi kecerdasan buatan (AI) di awal 2026 makin memanas. Jika Anda bingung memilih antara Grok (milik Elon Musk/xAI) dan ChatGPT (milik OpenAI), jawabannya tergantung pada kebutuhan Anda: apakah Anda butuh berita *real-time* yang "blak-blakan" atau asisten kerja yang "sopan dan terstruktur"?
Berikut adalah 4 perbedaan fundamental antara Grok (versi 4.1/4.2) dan ChatGPT (versi GPT-5.1) yang wajib diketahui:
| Fitur | Grok AI (xAI) | ChatGPT (OpenAI) |
|---|---|---|
| Model Terkini | Grok 4.1 / 4.2 | GPT-5.1 / GPT-5.2 Pro |
| Visual | Grok Imagine (Generasi gambar tanpa sensor ketat) | DALL-E 3 (Sangat artistik tapi sensor ketat) |
| Koding | Kuat, tapi kadang eksperimental | Sangat stabil, standar industri *developer* |
Grok "memaksa" Anda masuk ke ekosistem Elon Musk. Untuk fitur penuh, Anda harus berlangganan X Premium+ (sekitar Rp200rb-an/bulan) yang juga memberi centang biru dan bebas iklan di X.
ChatGPT berdiri sendiri. Versi gratisnya sangat mumpuni, namun versi Plus ($20/bulan) memberikan akses ke model GPT-5 terbaru, fitur suara canggih, dan analisis data yang lebih cepat.
Pilih Grok jika Anda adalah news junkie, trader, atau pengguna aktif X yang suka gaya bahasa santai dan butuh info detik ini juga.
Pilih ChatGPT jika Anda butuh asisten untuk koding, menulis makalah akademis, menyusun strategi bisnis, atau pekerjaan profesional yang butuh akurasi tinggi dan nada bicara formal.
(H-3)
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
Tindakan ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam melindungi perempuan, anak-anak, dan seluruh elemen masyarakat dari risiko kejahatan digital.
Komdigi menyebut Grok AI belum memiliki sistem moderasi atau pengaturan eksplisit untuk mencegah produksi pornografi berbasis foto nyata.
Pemerintah Indonesia memblokir sementara Grok AI milik Elon Musk karena risiko pornografi deepfake non-konsensual dan ancaman keamanan digital.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Jika ChatGPT (OpenAI) masih memegang mahkota untuk urusan koding dan penulisan akademis, gelar "Raja Tren Sosial" kini mutlak dipegang oleh Grok, AI besutan xAI milik Elon Musk.
Tindakan ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam melindungi perempuan, anak-anak, dan seluruh elemen masyarakat dari risiko kejahatan digital.
DALAM persaingan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin ketat di awal tahun 2026, nama Grok AI terus menjadi sorotan utama menandingi ChatGPT (OpenAI) dan Gemini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved