Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Cortex AgentiX Dirilis untuk Membangun dan Mengelola Agen AI

Rifaldi Putra Irianto
10/12/2025 18:27
Cortex AgentiX Dirilis untuk Membangun dan Mengelola Agen AI
Platform ‎Cortex AgentiX(Dok: Palo alto )

ADOPSI kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) agentik semakin cepat, terkhusus untuk produktivitas di dunia bisnis. Banyak perusahaan menghadapi tantangan integrasi ekosistem yang kompleks dan kurang kendali dalam penerapan teknologi AI.

Menjawab kebutuhan itu, Palo Alto Networks meluncurkan Cortex AgentiX, sebuah platform generasi terbaru dari Cortex XSOAR yang dirancang untuk membantu organisasi/perusahaan membangun, menerapkan dan mengelola tenaga kerja agen AI secara aman dan terkendali.

"Lewat Cortex AgentiX kami membebaskan para ahli untuk benar-benar mentransformasi Security Operations Center (SOC), bukan sekadar merespons peringatan," kata EVP of Products Cortex Palo Alto Networks, Gonen Fink, dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (10/12).

Hadir untuk mendukung operasional Security Operations Center (SOC), Cortex AgentiX menghadirkan revolusi otomasi keamanan siber untuk menghadapi ancaman dari penyerang dengan bantuan AI. Sistem itu memiliki agen pra-buatan (agen AI) yang mampu berpikir, merencanakan, dan mengeksekusi tindakan layaknya seorang ahli. AgentiX membantu tim keamanan membuat keputusan untuk merespons ancaman dengan lebih cepat dan efisien. 

“Agen otonom tanpa kendali yang ketat adalah resep menuju bencana. Karena itu, kami membangun AgentiX di atas platform Cortex yang telah terbukti menghadirkan kekuatan penuh AI agentik dengan kontrol, keterlacakan dan manajemen izin yang dibutuhkan setiap perusahaan. Bagi tim keamanan, ini bukan sekadar otomasi, ini adalah akhir dari pekerjaan manual yang berulang," ungkap Gonen Fink.

Melihat fitur-fitur yang dihadirkan Cortex AgentiX, berikut rangkumannya :

1. Menggunakan agen keamanan paling berpengalaman di industri 

Cortex AgentiX hadir dengan deretan agen AI yang dirancang untuk melampaui cara-cara kaku dan bekerja sebagai perpanjangan langsung dari operasi SOC, meliputi:
- Threat Intelligence Agent, mampu mengumpulkan dan memperkaya data intelijen ancaman untuk mengidentifikasi pola dan teknik serangan baru.
- Email Investigation Agent, yang mampu mengotomatisasikan proses investigasi dan penanganan ancaman email dari analisis hingga isolasi di semua platform
- Endpoint Investigation Agent, yang bisa menyediakan analisis cepat, pengumpulan forensik, dan penahanan. perangkat di seluruh platform EDR utama.
- Network Security Agent, yang mampu mengelola respon ancaman, kebijakan keamanan, dan konfigurasi jaringan di firewall Palo Alto Networks maupun pihak ketiga.

2. Membangun agen AI tanpa perlu kemampuan pemrograman (no-code)

Melalui pembangun GenAI yang intuitif, pengguna dapat menciptakan agen AI sesuai kebutuhan, memanfaatkan lebih dari 1.000 integrasi yang tersedia, dukungan MCP, serta fitur pengaman canggih untuk enjaga kendali penuh.

3. Mengorkestrasi alur kerja kompleks di seluruh organisasi

Agen dapat dijalankan langsung dari produk Cortex apa pun atau dari platform AgentiX yang berdiri sendiri untuk mengkoordinasikan berbagai aksi lintas sistem secara otomatis.

4. Menjamin keamanan dan kepatuhan melalui tata kelola bertaraf korporasi

Dengan kontrol akses berbasis peran (role-based access control) dan mekanisme human-in-the-loop untuk tindakan yang berisiko tinggi, semua aktivitas agen dapat diaudit sepenuhnya guna memenuhi standar keamanan dan kepatuhan paling ketat.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik