Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
NASA terus mempersiapkan eksplorasi ruang angkasa jangka panjang melalui program Artemis. Program ini tidak hanya bertujuan membawa manusia kembali ke Bulan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam misi menuju Mars.
Salah satu tonggak utama Artemis adalah mendaratkan perempuan pertama dan orang kulit berwarna pertama di permukaan Bulan, sekaligus memanfaatkan penelitian ilmiah untuk membangun eksplorasi yang berkelanjutan. Saat ini, NASA menargetkan peluncuran Artemis II pada September 2025, diikuti Artemis III pada September 2026.
Artemis II akan menjadi misi berawak pertama dalam program ini dan dirancang untuk menguji sistem pendukung kehidupan di wahana antariksa Orion. Selama pengujian, NASA menemukan tantangan teknis, termasuk masalah pada baterai dan komponen sirkuit. Hal ini menyebabkan penyesuaian jadwal, karena keselamatan kru menjadi prioritas utama.
Program ini bertujuan membawa astronot ke Kutub Selatan Bulan, wilayah yang memiliki potensi penelitian ilmiah yang besar. Pelajaran yang diperoleh dari Artemis II akan diterapkan untuk memastikan keberhasilan misi ini. NASA juga bermitra dengan perusahaan swasta seperti SpaceX dalam mengembangkan Sistem Pendaratan Manusia (HLS) dan Axiom Space untuk merancang pakaian antariksa generasi baru.
NASA berkomitmen menjadikan eksplorasi ruang angkasa inklusif dengan mendaratkan wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama di Bulan.
Program ini menjadi platform pengembangan teknologi baru, seperti roket Space Launch System (SLS), stasiun luar angkasa Gateway, dan wahana Orion.
Berbeda dari program Apollo, Artemis bertujuan membangun pangkalan berkelanjutan di permukaan Bulan.
Dengan ditemukannya air dan mineral di Bulan, misi ini membuka peluang eksplorasi ilmiah dan ekonomi.
Artemis adalah langkah awal dalam visi jangka panjang NASA untuk mengirim manusia ke Mars. Penelitian yang dilakukan di Bulan akan menjadi fondasi memahami cara hidup dan bekerja jauh dari Bumi. Stasiun luar angkasa Gateway akan memainkan peran penting dalam mendukung misi ini.
Administrator NASA, Bill Nelson, menyatakan Artemis mencerminkan kekuatan kolaborasi internasional dan inovasi teknologi. Meski menghadapi berbagai tantangan teknis, NASA terus mendekati visi untuk membangun eksplorasi ruang angkasa yang berkelanjutan.
Melalui program Artemis, NASA tidak hanya kembali ke Bulan, tetapi juga membuka jalan menuju era baru eksplorasi ruang angkasa yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan. Artemis menjadi simbol kemajuan teknologi dan kolaborasi global yang akan menginspirasi generasi mendatang. (NASA/rmg/Z-3)
Berbeda dengan Bumi yang memiliki lempeng tektonik yang saling bertabrakan atau menjauh, Bulan hanya memiliki satu kerak yang utuh dan berkesinambungan.
NASA izinkan astronaut bawa iPhone ke Bulan dalam misi Artemis 2026. Simak aturan berat, tantangan radiasi, dan suhu ekstrem di permukaan lunar.
Elon Musk berencana membangun pabrik satelit AI di Bulan menggunakan sumber daya lunar. Ia mengusulkan penggunaan "ketapel" elektromagnetik untuk meluncurkan satelit.
Bulan perlahan menjauh dari Bumi sekitar 3,8 cm per tahun. Fenomena ini membuat rotasi Bumi melambat dan panjang satu hari bertambah, meski perubahan terjadi sangat lambat.
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Wahana Curiosity milik NASA menemukan formasi geologi unik berbentuk “jaring laba-laba” di Mars. Fenomena boxwork ini diyakini terbentuk dari aktivitas air purba.
Studi terbaru mengungkap gunung berapi di Mars memiliki sejarah erupsi yang jauh lebih rumit dari dugaan semula, didorong oleh sistem magma yang terus berevolusi.
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Mars berada pada jarak rata-rata sekitar 140 juta mil atau 225 juta kilometer dari Bumi. Jarak tersebut menyebabkan keterlambatan komunikasi, sehingga pengendalian rover secara langsung
NASA sukses menguji coba navigasi AI pada Rover Perseverance di Mars. Tanpa campur tangan manusia, AI kini mampu memetakan rute aman di medan ekstrem Planet Merah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved