Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TANTANGAN UMKM di era digital berkaitan dengan sumber daya terbatas, namun dituntut untuk memberikan dukungan pelanggan yang cepat dan efektif. Oleh karena itu, UMKM membutuhkan lebih banyak fitur dan konten yang memudahkan dalam meningkatkan produktivitasnya. Kebutuhan ini dapat diatasi oleh teknologi Generative AI.
ICS Compute, perusahaan IT Consulting dan Service, meluncurkan Redpumpkin Generative AI Assistant Platform. Platform ini dibuat dengan menggunakan layanan Amazon Web Services (AWS), sehingga dapat memberikan kemudahan dari sisi implementasi, harga yang amat terjangkau, dan performa yang kuat, menjadikannya ideal untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Redpumpkin Gen AI Assistant, solusi sempurna untuk bisnis yang ingin meningkatkan layanan pelanggan, otomatisasi tugas, dan produktivitas," ujar CEO dan Pendiri ICS Compute Budhi Wibawa melalui sambutannya dalam acara Media Briefing Peluncuran Redpumpkin Generative AI Assistant Platform ICS Compute, Selasa (4/6) di Ritz Carlton, Jakarta Selatan.
Baca juga : Gandeng Sejumlah Universitas, Alibaba Cloud Hadirkan Inovasi AI Generatif Terbaru
Melalui layanan cloud AWS, lanjutnya, ICS Compute menyediakan solusi yang terjangkau, cepat diimplementasikan, dan kuat, memungkinkan UMKM mengakses teknologi canggih sesuai kebutuhan mereka.
Pihak ICS menjelaskan, dbangun di atas infrastruktur Amazon Bedrock dan menggunakan model Anthropic, Redpumpkin memastikan keamanan dan privasi data pelanggan dengan service level agreement (SLA) uptime terbaik dan menerapkan protokol backup serta pemulihan sesuai best practice.
Dengan alat intuitif dan template yang dapat dikustomisasi, bisnis dapat dengan mudah membuat asisten virtual yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Template ini dapat disematkan langsung ke situs web pelanggan, memastikan integrasi yang mulus.
Baca juga : Di Tahun 2024, Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) Generatif akan Kian Masif
Platform ini dapat memproses teks, gambar, dokumen, dan URL, dan didukung berbagai jenis data seperti konten web (HTML), file teks (TXT, CSV, Markdown), PDF, file Microsoft Office (PPTX, DOCX, XLSX), dan transkrip YouTube, memungkinkan bisnis dapat melatih asisten virtual dengan data relevan untuk merespons pelanggan yang akurat melalui fitur "instruction/prompting".
“Redpumpkin Generative AI Assistant adalah solusi siap pakai dan terjangkau untuk masalah operasional UMKM. ICS Compute menyediakan dukungan penuh dari konsultasi hingga training kepada para pelanggannya, memastikan setiap bisnis dapat mengadopsi teknologi ini dengan mudah,” jelas Budhi.
Proses implementasi produk ini berlangsung cepat, hanya dalam hitungan hari. ICS dapat melakukan implementasi di lingkungan AWS pilihan pelanggan, baik AWS Private pelanggan atau lingkungan AWS yang disediakan ICS sebagai solusi SaaS.
Baca juga : Kominfo Siapkan Pedoman Etika Penggunaan AI di Sektor Publik
Dengan kemampuan analisis data, asisten virtual ini pun dapat memberikan insight tentang tren penjualan dan preferensi pelanggan, membantu pemilik UMKM membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Didukung oleh NLP dan Anthropic Cloud v3, asisten virtual ini mendukung beberapa bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
Menurut Budhi, teknologi Gen AI memainkan peran penting dalam demokratisasi produk high technology di berbagai skala bisnis.
“Dengan Redpumpkin Gen AI Assistant, UMKM dapat mengalami peningkatan produktivitas signifikan, mengurangi beban kerja hingga setengahnya dengan memanfaatkan data yang dimiliki. Hal ini tentunya menghasilkan respons yang lebih efisien, meningkatkan produktivitas operasional hingga 60 persen,” tambahnya.
Pada akhir sesi Budhi mengatakan, asisten virtual berbasis Gen AI dapat bermanfaat di berbagai sektor seperti ritel dan e-commerce, perhotelan dan pariwisata dengan layanan 24/7, kesehatan dengan jadwal dan pertanyaan umum, pendidikan dengan efisiensi administratif, keuangan dan asuransi dengan informasi real-time, serta dukungan teknis di manufaktur. (H-2)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved