Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini kecerdasan buatan (AI) sudah masuk ke kehidupan sehari-hari, sebuah penelitian terbaru menyoroti potensi interaksi berisiko yang dialami remaja dengan ChatGPT. Data dari pusat Penanggulangan Kebencian Digital (CCDH) menunjukkan ChatGPT terkadang memberikan informasi berbahaya terkait menyakiti diri sendiri, penyahgunaan zat, gangguan makan, dan topik sensitif lainnya, meskipun sistem ini sudah memiliki mekanisme keamanan.
Dalam studi ini, para peneliti berpura-pura menjadi remaja dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada ChatGPT seputar tindakan melukai diri, rencana diet ekstrem, serta dosis obat. Meskipun terdapat pembatasan yang dirancang untuk mencegah AI menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu, mereka menemukan celah dengan menyatakan pertanyaan tersebut diajukan “untuk keperluan presentasi”, sehingga langkah keamanan dapat dilewati.
Penelitian ini melibatkan 60 pertanyaan dan menghasilkan 1.200 respons dari ChatGPT. Dari jumlah tersebut. 53% berisi konten yang dinilai merugikan atau berbahaya.
Para peneliti memaparkan AI tersebut memberikan panduan mengenai cara melukai diri sendiri secara “aman”, rekomendasi penekan nafsu, resep mencampur obat dengan cara yang dianggap “aman”. Paling mengkhawatirkan, contoh surat bunuh diri yang ditujukan bagi seorang anak untuk ditinggalkan kepada keluarganya.
Identifikasi Situasi Sensitif
Perusahaan pengembang ChatGPT menyatakan mereka terus mencari cara terbaik untuk mengidentifikasi dan merespons secara tepat dalam situasi sensitif. Hal ini dilakukan demi memastikan teknologi yang mereka kembangkan dapat digunakan secara aman dan bertanggung jawab.
Namun, kekhawatiran ini tidak dapat lepas dari para ahli. Titania Jordan, Kepala Bidang Pengasuhan Anak sekaligus CMO Bark.us, menyebutkan ChatGPT belum sepenuhnya mampu menyaring konten yang diberikan kepada anak-anak.
Orang tua harus selalu mengawasi aktivitas online anak-anak mereka. Pasalnya jika anak-anak dan remaja mudah terpengaruh, mereka mungkin akan menganggap informasi dari AI sebagai kebenaran, direkomendasikan atau aman, padahal nyatanya berbahaya.
Temuan mengkhawatirkan lainnya, fakta banyak remaja yang kini memanfaatkan chatbot sebagai sumber nasihat, bimbingan, bahkan teman. Menurut studi Common Sense Media, 72% remaja pernah menggunakan pendamping AI setidaknya sekali, dan 52% di antaranya menjadi pengguna rutin. Lebih lanjut, 33% remaja memanfaatkan chatbot untuk berinteraksi, seperti mengobrol, mencari saran tentang kesehatan mental, hingga terlibat dalam percakapan romantis.
Temuan ini menjadi pengingat bagi kita semua seiring dengan perkembangan teknologi, termasuk AI seperti ChatGPT membawa manfaat sekaligus risiko yang nyata. Orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dituntut untuk memastikan bahwa kemajuan AI tidak memberikan pengaruh buruk bagi generasi muda. (parents/Z-2)
Smart journalism sendiri merupakan praktik jurnalistik dengan memanfaatkan teknologi AI tanpa mengalihkan akuntabilitas dari manusia.
Atalya menilai perlu adanya pengembangan kurikulum kecerdasan buatan secara bertahap agar pelajar dapat mengenal teknologi AI secara edukatif dan bertanggung jawab.
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ornitolog internasional yang mempelajari kelompok burung antbird, yakni burung kecil pemakan serangga yang banyak ditemukan di hutan tropis Amerika
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Glenn Close, yang baru-baru ini tampil sebagai pembawa acara Saturday Night Live (SNL), mengungkapkan menerima nasihat bijak dari sahabatnya, almarhum Robin Williams.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved