Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TURNAMEN Sains Data Nasional (TSDN) 2023, kembali digelar pada Sabtu (28/10). Turnamen ini merupakan kolaborasi dari beberapa universitas, asosiasi data di Indonesia, pemerintah daerah, beberapa lembaga negara dan kementerian yang dikoordinatori oleh Data Academy.
Baca juga: Crowdstrike Rilis Laporan, Serangan Identitas Kerberoasting Meningkat 583%
Turnamen Sains Data Nasional 2023 akan menyaksikan persaingan sengit yang inovatif dan solutif yang semakin mendalami pentingnya ilmu sains data dalam berbagai aspek kehidupan terutama dalam hal meningkatkan keamanan cyber melalui data sains dan AI.
Dengan mengusung tema Meningkatkan Keamanan Menggunakan Keilmuan Sains Data dan AI, TSDN tahun ini, ingin memperdalam ilmu data pada suatu metode, pendekatan atau cara berpikir yang dalam membantu para ahli keamanan data.
Dalam turnamen ini, peserta akan ditantang untuk memecahkan masalah analisis terkait keamanan menggunakan data sains dan metode AI untuk memberikan hasil terbaik dalam hal keamanan data.
Baca juga: ASEAN dan Jepang Kompak Perkuat Standar Keselamatan dan Keamanan Siber
Luthfy Ardiansyah, Direktur Data Academy sebagai koordinator penyelenggara berharap kompetisi ini dapat diikuti oleh lebih banyak peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, hingga para pekerja profesional di bidang data sains.
“Kami berharap, acara ini dapat menumbuhkan bibit bibit baru yang tertarik dengan sains data serta meningkatkan minat bakat anak anak muda dalam bidang data sains dan teknologi.” ujarnya lewat keterangan yang diterima, Rabu (18/10).
Para peserta nantinya akan menghadapi berbagai tantangan yang diberikan dalam Turnamen Sains Data Nasional ini. Mulai dari mengimplementasikan perilaku konsumen hingga mengoptimalkan data dalam kehidupan sehari hari.
Selain itu, para peserta juga akan ditantang untuk memecahkan masalah analisis terkait keamanan data sains dan metode AI untuk memberikan hasil terbaik dalam hal keamanan data. Para peserta nantinya akan menghadapi berbagai tantangan yang diberikan dalam Turnamen Sains Data Nasional ini.
Mulai dari mengimplementasikan perilaku konsumen hingga mengoptimalkan data dalam kehidupan sehari hari. Selain itu, para peserta juga akan ditantang untuk memecahkan masalah analisis terkait keamanan data sains dan metode AI untuk memberikan hasil terbaik dalam hal keamanan data.
Para pakar di bidang sains data dan akademisi akan bertindak sebagai juri untuk mengevaluasi solusi yang diberikan para peserta, berdasarkan kreativitas, akurasi dan penerapannya di dunia nyata.
Pendaftaran turnamen ini resmi dibuka dalam tiga kategori peserta yakni, kategori pelajar (SMA/SMK/Sederajat), mahasiswa, dan umum mulai 28 Oktober 2023 melalui laman website [www.dataacademy.co.id/tsdn2023]. Peserta wajib memiliki tim yang beranggotakan minimal 2 (dua) orang hingga maksimal 5 (lima) orang dengan minimal usia 16 tahun. (RO/P-3)
BSKDN Kemendagri bersama Program SKALA terus memperkuat kolaborasi strategis dalam rangka mendorong pengukuran dampak kebijakan pasca-implementasi di daerah
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Transformasi digital kini tengah mengalami kemajuan pesat di berbagai sektor industri. Salah satu yang menjadi hal penting untuk diperhatikan adalah pemanfaatan big data.
Sistem peringatan dini akan semakin kuat apabila ilmu pengetahuan dikolaborasikan dengan teknologi mutakhir berbasis big data dan kecerdasan buatan tanpa mengabaikan kearifan lokal.
Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh
Publik khawatirkan isu kemanan data BAIS usai dugaan kebocoran data oleh hacker
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Studi terbaru mengungkap makalah ilmiah karya perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk terbit dibanding laki-laki.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Panduan Aman Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026
Para ahli astronomi mengingatkan masyarakat untuk tidak melihat gerhana secara langsung dengan mata telanjang, karena dapat membahayakan kesehatan mata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved