Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
STARTUP berbasis teknologi finansial (fintech), D3 Labs, berkomitmen memanfaatkan kekuatan teknologi blockchain untuk meningkatkan operasi keuangan perusahaan konvensional. CEO D3 Labs Chung Ying Lai mengungkapkan solusi inovatif dan strategi mereka dalam mengubah lanskap teknologi keuangan.
D3 Labs mengkhususkan diri dalam menyediakan solusi dan infrastruktur untuk memberdayakan perusahaan dalam mengelola aset terprogram dan digital. Dengan memanfaatkan kemampuan teknologi blockchain, produk utama D3 Labs yakni, Seaseed, menawarkan ekosistem enterprise untuk pengelolaan aset digital, tokenisasi aset, transfer nilai, dan pertukaran aset.
"kami bekerja sama erat dengan klien institusional untuk memperkenalkan lapisan infrastruktur tambahan melalui produk kami, Seaseed. Kami menciptakan susunan 'Lego' keuangan modular berbasis API yang terintegrasi dengan modul non-blockchain atau sistem tradisional mereka. Seaseed berfungsi sebagai Enterprise Multi-Currency Financial System, memungkinkan klien untuk melakukan tokenisasi aset, memfasilitasi wallett perusahaan, dan mengoptimalkan operasi keuangan," jelas Chung Ying Lai.
Baca juga : RXT Token Perkenalkan Beta Version Gim Metaverse Pertanian Berbasis Web3
Ying menambahkan, D3 Labs menawarkan API Gateway yang memungkinkan klien enterprise menghubungkan infrastruktur yang ada langsung dengan kemampuan produk milik D3 Labs.
"Pendekatan ini memungkinkan klien memanfaatkan potensi penuh Seaseed tanpa perlu berinteraksi dengan dashboard kami, sehingga menyederhanakan proses integrasi," ujarnya.
Baca juga : Permudah Transaksi Aset Kripto, MUN Luncurkan Moonbot
Mengakui pentingnya keamanan dalam lanskap digital yang terus berkembang, D3 Labs berkomitmen untuk menjaga tindakan keamanan yang kuat.
"Solusi kami dibangun di atas dasar teknologi blockchain privat, bekerja sama dengan mitra penyimpanan yang berlisensi, untuk memastikan ekosistem yang aman bagi transaksi digital," tegas Ying.
Ying menjelaskan, solusi D3 Labs berkaitan dengan blockchain. Asas-asas mendasar teknologi mereka meliputi desentralisasi, disintermediasi, ketahanan terhadap perubahan, dan enkripsi kriptografis.
Penawaran mereka mengintegrasikan transaksi yang transparan dan tidak dapat diubah, penyimpanan data yang aman, otentikasi kriptografis, pencegahan penipuan, dan ketahanan terhadap perubahan.
"D3 Labs memiliki keahlian internal dalam mengembangkan sistem yang aman dan tahan terhadap perubahan, memberi kami keuntungan yang signifikan dalam industri ini," imbuh Ying.
Saat ini terlibat dalam Proof of Concept (POC) di berbagai sektor, D3 Labs mengeksplorasi aplikasi yang disesuaikan untuk kelompok konglomerat dengan operasi multi-subsidiari, di mana transaksi antar-grup menjadi krusial.
Ying menegaskan, D3 Labs terbuka untuk kolaborasi yang sejalan dengan visi dan nilai-nilainya. (Z-5)
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Dukungan serta layanan Amartha juga telah menciptakan lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha.
Dengan limit hingga Rp50.000.000 yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Program pembelajaran ini melibatkan puluhan pembicara profesional yang membagikan pengalaman mereka dalam berkontribusi di bidang teknologi.
Empat pilar utama, yaitu kolaborasi data, standardisasi penilaian risiko, skema berbagi risiko, serta platform kolaborasi terintegrasi, menjadi fondasi penting yang perlu diperkuat.
Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 resmi berakhir dengan catatan penting berupa menguatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved