Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
APLIKASI berbagi video singkat, TikTok, dikabarkan tengah menguji coba fitur baru untuk layanannya dapat membuat avatar dengan mengandalkan Artificial Intelligence (AI).
Fitur itu pertama kali diungkap konsultan sosial media Matt Navarra lewat akun Twitter pribadinya @MattNavarra.
Dalam unggahan yang dibagikan Navarra, pekan lalu, terlihat avatar yang dimaksud berbeda dari tampilan avatar 3D seperti bitmoji di Snapchat atau Avatar Instagram.
Baca juga: Ini Profil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang Buat Jokowi Cemberut
Avatar yang diciptakan TikTok kali ini hasilnya mirip dengan lukisan.
Navarra mengatakan fitur AI Avatars yang dikembangkan TikTok itu nantinya akan bekerja setelah pengguna memilih 3-10 foto diri untuk kemudian diubah menjadi avatar.
Ada sekitar lima gaya berbeda yang dipilih pengguna untuk membuat avatar dengan bantuan AI tersebut.
Baca juga: Presiden Jokowi Cemberut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Palingkan Wajah
Dalam beberapa menit, AI akan memproses permintaan tersebut dan menyuguhkan sebanyak 30 avatar yang bisa dipilih pengguna.
Pengguna bisa mengunduh satu atau bahkan beberapa avatar lainnya ke ponselnya.
Avatar tersebut bisa dibagikan juga di TikTok Stories atau pun digunakan sebagai gambar profil untuk penggunanya.
Dalam masa uji coba itu jelas hanya beberapa orang yang bisa mencoba fitur ini, bahkan pengguna hanya bisa menggunakan fitur tersebut sekali dalam sehari.
Batasan lainnya yang ditentukan TikTok untuk penggunaan fitur ini ialah foto yang melanggar Pedoman Komunitas tidak dapat digunakan untuk membuat avatar.
Lalu foto yang diunggah akan dimoderasi oleh sistem moderasi konten aplikasi.
TikTok akan menghapus semua foto yang diunggah pengguna setelah beberapa saat.
Karena masih dalam masa uji coba, ada kemungkinan fitur ini tidak rilis. Namun apabila dirilis mungkin saja akan ada peningkatan yang dibawa saat diluncurkan secara global. (Ant/Z-1)
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Pemerintah AS dilaporkan menerima "fee transaksi" sebesar US$10 miliar dari investor dalam kesepakatan kontrol TikTok AS. Angka ini mencapai 70% dari nilai kesepakatan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Oona merupakan putri dari Geraldine Chaplin, salah satu anak Charlie Chaplin yang juga menapaki jejak sebagai aktris.
Di film ketiga Avatar, James Cameron kembali membawa penonton ke Pandora dalam sebuah petualangan baru yang imersif bersama Jake Sully.
Film ketiga dari waralaba populer Avatar itu akan tayang eksklusif di bioskop seluruh Indonesia pada Desember 2025.
Mingle menyediakan alat dan platform produksi konten khusus, memungkinkan siapa saja membuat konten VTuber hanya dengan perangkat mobile tanpa perlu peralatan mahal atau teknologi rumit.
Zoe Saldaña memberikan bocoran tentang Avatar: Fire and Ash di CinemaCon 2024, menegaskan film ketiga dalam waralaba Avatar akan memperkenalkan dua klan baru di Pandora.
Sutradara James Cameron menyatakan Avatar 3: Fires and Ash akan menjadi film yang paling berani dalam waralaba Avatar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved