Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN pesan instan, Whatsapp, mengenalkan fitur terbaru bagi penggunanya berupa kemampuan menyimpan pesan atau melakukan bookmark sehingga pengguna lebih mudah mencari pesan yang dianggap penting.
"Kami memperkenalkan fitur 'Pertahankan di Chat', agar Anda dapat mempertahankan teks yang nantinya Anda perlukan, menggunakan kemampuan super khusus untuk pengirim," kata Whatsapp menjelaskan fitur baru tersebut seperti dilansir dari Antara, Sabtu (22/4).
Fitur tersebut memiliki cara kerja sebagai berikut, nantinya pengirim pesan akan diberikan notifikasi ketika seseorang menyimpan sebuah pesan di layanan Whatsapp.
Baca juga: Whatsapp Kembali Hadirkan Fitur Keamanan Terkini
Pengirim bisa menerima ataupun menolak permintaan penyimpanan pesan tersebut. Ketika sudah diperbolehkan tentunya pengguna bisa menyimpan pesan teks ataupun pesan suara yang telah diizinkan, namun apabila pengirim menolak maka pengguna tidak dapat menyimpan pesannya. Pesan tetap akan terhapus ketika pengatur waktu habis.
"Dengan begitu, Anda memiliki kesempatan untuk membuat keputusan akhir tentang cara melindungi pesan yang Anda kirimkan," kata Whatsapp.
Nantinya pesan yang disimpan akan memiliki ikon bookmark, pengguna bisa melihat pesan tersebut lewat folder bernama 'Pesan Tersimpan'.
Baca juga: Kemenkes: Waspadai Penipuan SatuSehat via Pesan Whatsapp
Fitur itu akan hadir dalam pembaruan yang akan diluncurkan secara global dalam beberapa minggu ke depan.
Sebelumnya, Whatsapp juga pernah mengeluarkan fitur untuk membuat sebuah pesan bisa hilang setelah beberapa saat tujuannya untuk menghemat ruang penyimpanan dan juga alasan privasi.
Namun kerap kali banyak juga orang yang mudah lupa mengenai suatu informasi yang dibahas di chat Whatsapp, sehingga akhirnya fitur 'Pertahankan di Chat' disiapkan oleh Whatsapp.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved