Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDAGANGAN daring lewat berbagai platform e-commerce di Indonesia, semakin marak diminati para pegiat usaha. Dengan akses internet yang kini lebih luas, menjadi alasan kemunculan para pedagang online untuk memasarkan produk yang mereka tawarkan ke pasar yang lebih luas pula.
Namun ada satu kendala yang dialami, yakni pencarian produk dagangan dengan harga yang murah dari para supplier terutama jika berkenaan dengan produk dari luar negeri.
Peluang tersebut dimanfaatkan oleh Caribarang.id, sebuah startup e-commerce yang menghadirkan platform sourcing produk Internasional dengan berbagai varian dari salah satu marketplace grosir terbesar, yakni 1688.com.
Platform yang mengedepankan transaksi B2B atau antar-bisnis itu bertujuan untuk mempermudah akses produk dari supplier asing kepada para pegiat bisnis usaha baik online maupun offline di Indonesia.
“Kami ingin membantu banyak pegiat usaha kecil dan menengah di Indonesia, untuk ikut andil dalam menggerakkan roda perekonomian negeri, dengan membuat usaha mereka berjalan dengan mudah, tanpa kesulitan akses untuk mendapatkan produk” ucap Indra Setiawan Liputra, Direktur Caribarang.id.
Proses nya pun cukup mudah. Para calon pelanggan dapat mendaftarkan diri mereka di website Caribarang.id. Setelah itu mereka dapat melakukan pencarian produk di dalam website, atau dapat menyalin tautan produk langsung dari situs 1688.com ke dalam website caribarang.id.
Baca juga : KBNI Group Siapkan Calon Pemimpin Sektor Digital di Surabaya
Jika menemui kesulitan, para calon pelanggan juga dapat berkonsultasi secara gratis dengan tim customer service Caribarang.id.
“Kami juga mempersilahkan para calon customer kami untuk datang ke kantor kami yang berlokasi di Jalan Mangga Besar 8 No. 12 E Jakarta Barat untuk berkonsultasi secara langsung dengan tim kami” tambah Indra Setiawan.
Dengan adanya platform baru itu, para pegiat usaha bisnis online bisa membeli kebutuhan barang dagangan dari luar negeri dengan sangat mudah, dibantu oleh tim purchasing yang fasih berbahasa asing, sehingga mempermudah proses komunikasi ke supplier.
Caribarang.id juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa jasa logistik terpercaya dan ahli di bidangnya. Hal ini akan memberikan pengalaman berbelanja Internasional yang aman dan mudah seperti ketika berbelanja di marketplace lokal.
Kedepannya, Caribarang.id mempunyai misi bukan hanya sekedar membantu pegiat usaha bisnis online yang ingin menjual produk impor, tapi juga membantu para UMKM yang memiliki komoditi siap expor dalam menjangkau pasar global.
"Hingga saat ini Caribarang.id telah memiliki 2.500 pengguna yang telah terdaftar di website mereka sebagai pengguna aktif yang siap melakukan transaksi," pungkas Indra. (RO/OL-7)
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Kedua inisiatif tersebut menyoroti bagaimana bisnis dan komunitas lokal di seluruh dunia memanfaatkan Shopee dan ekonomi digital untuk berkembang
ASWFoods resmi meluncurkan ATB Marie Coconut, varian baru dari lini ATB Marie Susu, di tengah meningkatnya persaingan produk biskuit Marie di pasar domestik.
Di tengah gelombang digitalisasi yang kian masif, sektor e-commerce Indonesia terus mencatat pertumbuhan signifikan dengan jutaan transaksi terjadi setiap hari.
Pendekatan berbasis data memungkinkan penjual memahami perilaku konsumen, mengelola stok dengan tepat, dan menentukan harga yang kompetitif agar bisnis tetap sehat secara finansial.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ITEMKU mengumumkan langkah strategis untuk memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional.
Apindo menanggapi temuan ada barang impor dengan harga yang tercantum US$7 (Rp117.000) tapi dijual di marketplace mencapai Rp40 juta-Rp50 juta.
Lebih dari 58% pengguna TikTok menggunakan platform tersebut untuk mencari ide produk, dan 71% di antaranya membeli produk yang muncul melalui feed mereka.
Menurutnya, langkah ini mencerminkan sensitivitas pemerintah terhadap kondisi ekonomi nasional yang tengah dalam fase pemulihan dan tetap mendukung pelaku usaha kecil.
Keputusan penundaan penerapan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi e-commerce menunjukkan belum matangnya desain kebijakan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved