Rabu 10 Agustus 2022, 22:40 WIB

Remaja AS Berbondong-bondong Tinggalkan Facebook

Mediaindonesia.com | Teknologi
Remaja AS Berbondong-bondong Tinggalkan Facebook

AFP/Kirill Kudryavtsev.
Logo Facebook.

 

REMAJA Amerika Serikat berbondong-bondong meninggalkan Facebook selama tujuh tahun terakhir. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu di tempat berbagi video YouTube dan TikTok. Ini menurut data survei Pew Research Center, Rabu (10/8).

"TikTok telah muncul sebagai platform media sosial teratas untuk remaja AS. YouTube yang dikelola Google menonjol sebagai platform paling umum yang digunakan oleh remaja," tulis penulis laporan tersebut.

Data Pew muncul saat pemilik Facebook, Meta, sedang bertarung dengan TikTok untuk keunggulan media sosial. Facebook mencoba mempertahankan jumlah maksimum pengguna sebagai bagian dari bisnis multimiliar dolar yang digerakkan oleh iklan.

Laporan itu mengatakan sekitar 95% remaja yang disurvei mengatakan mereka menggunakan YouTube. Sekitar 67% mengatakan mereka pengguna TikTok.

Hanya 32% remaja yang disurvei mengatakan mereka masuk ke Facebook. Ini penurunan besar dari 71% yang melaporkan menjadi pengguna selama survei serupa sekitar tujuh tahun lalu.

Dulunya tempat untuk online, Facebook telah dilihat sebagai tempat bagi orangtua dengan anak muda yang tertarik ke jejaring sosial. Orang mengekspresikan diri mereka dengan gambar dan cuplikan video.

Sekitar 62% remaja mengatakan mereka menggunakan Instagram yang dimiliki oleh induk Facebook, Meta. Sekitar 59% mengatakan mereka menggunakan Snapchat, kata para peneliti.

"Seperempat remaja yang menggunakan Snapchat atau TikTok mengatakan mereka menggunakan aplikasi ini hampir terus-menerus. Seperlima remaja pengguna YouTube mengatakan hal yang sama," kata laporan itu.

Sedikit kabar baik untuk bisnis Meta, layanan berbagi foto dan video Instagram lebih populer di kalangan remaja AS daripada survei 2014-2015. Sementara itu, kurang dari seperempat remaja yang disurvei mengatakan mereka pernah menggunakan Twitter.

Studi ini juga mengonfirmasi yang mungkin diduga oleh pengamat biasa, 95% remaja AS mengatakan bahwa mereka memiliki smartphone, sementara hampir sebanyak dari mereka memiliki komputer desktop atau laptop. Para remaja yang mengatakan bahwa mereka selalu online meningkat hampir dua kali lipat menjadi 46% jika dibandingkan dengan hasil survei tujuh tahun lalu.

Laporan tersebut didasarkan pada survei terhadap 1.316 remaja AS, mulai dari usia 13 tahun hingga 17 tahun. Ini dilakukan dari pertengahan April hingga awal Mei tahun ini. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Dok.Delameta Bilano

Produk Teknologi Encobus Indonesia Curi Perhatian ITS World Congress di LA

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 11:25 WIB
Teknologi nasional kini dapat berkompetisi di dunia serta akan hadir dan terlibat secara aktif dalam ekosistem...
Ist

Transaksi Token Saham Tesla Melejit Ketika Dibuka di Triv

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 10:41 WIB
Triv.co.id selaku platform jual beli Bitcoin mengumumkan bahwa customer-nya sudah dapat melakukan transaksi token saham berbagai...
Instagram @pubgmobile_id

Bintang Squid Game Ini Isi Peran di Gim PUBG Mobile

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 27 September 2022, 10:30 WIB
Hoyeon hadir sebagai NUSA Commissioner, dan para pemain akan dapat mengoleksi serangkaian pernak-pernik bertema Hoyeon dengan membeli peti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya