Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ORACLE Corp dan Microsoft Corp, Minggu (24/7), mengumumkan ketersediaan Oracle Database Service untuk Microsoft Azure.
Dengan penawaran baru ini, pelanggan Microsoft Azure dapat dengan mudah menyediakan, mengakses dan memantau layanan korporat Oracle Database di Oracle Cloud Infrastructure (OCI) dengan pengalaman interaksi yang tidak berbeda.
Pengguna dapat bermigrasi atau membangun aplikasi baru di Azure dan kemudian terhubung ke layanan Oracle Database yang terkelola dengan performa dan tingkat ketersediaan yang tinggi seperti Autonomous Database yang berjalan di OCI.
Tawarkan pilihan kepada pelanggan
Selama dua dekade terakhir, ribuan pelanggan telah mengandalkan perangkat lunak Microsoft dan Oracle yang terbukti bekerja dengan baik untuk menjalankan aplikasi penting bisnis mereka.
Saat pelanggan memigrasikan aplikasi dan data ke cloud, mereka terus mencari solusi bersama dari mitra perangkat lunak tepercaya mereka.
Sejak 2019, ketika Oracle dan Microsoft bermitra untuk menghadirkan Oracle Interconnect untuk Microsoft Azure, ratusan organisasi telah menggunakan interkoneksi yang aman dan private di global regions termasuk Singapura.
Baca juga: Oracle Cloud Infrastructure (OCI) Perluas Layanan 'Distributed Cloud'
Microsoft dan Oracle memperluas kolaborasi ini untuk lebih menyederhanakan pengalaman multicloud dengan Oracle Database Service untuk Microsoft Azure.
Banyak pelanggan bergabung, termasuk beberapa perusahaan terbesar di dunia seperti AT&T, Marriott International, Veritas, dan SGS yang ingin mendapatkan layanan terbaik dari jajaran penyedia cloud yang ada untuk mengoptimalkan kinerja, skalabilitas, dan kemampuan untuk mempercepat modernisasi bisnis mereka.
Oracle Database Service untuk Microsoft Azure dibangun berdasarkan kemampuan inti Oracle Interconnect for Azure dan memungkinkan pelanggan untuk lebih mudah mengintegrasikan beban kerja di Microsoft Azure dengan layanan Oracle Database di OCI.
Pelanggan tidak dikenakan biaya tambahan dalam menggunakan Oracle Database Service untuk Microsoft Azure atau untuk interkoneksi jaringan, jalan keluar data, atau masuknya data antara Azure dan OCI.
Pelanggan hanya akan membayar untuk layanan Azure atau Oracle lain yang mereka gunakan, seperti Azure Synapse atau Oracle Autonomous Database.
“Microsoft dan Oracle memiliki sejarah panjang dalam bekerja sama untuk mendukung kebutuhan pelanggan kami," kata kata Corey Sanders, Corporate Vice President, Microsoft Cloud for Industry and Global Expansion dalam keterangan pers, Minggu (24/7).
"Kemitraan ini adalah contoh bagaimana kami menawarkan pilihan dan fleksibilitas pelanggan saat mereka bertransformasi secara digital dengan teknologi cloud," jelasnya.
"Keputusan Oracle untuk memilih Microsoft sebagai mitra pilihannya memperdalam hubungan antara kedua perusahaan kami dan memberikan jaminan kepada pelanggan untuk bekerja dengan dua pemimpin industri,” ucap Corey Sanders,.
Sementara itu, Clay Magouyrk, Executive Vice President, Oracle Cloud Infrastructure, mengatakan,“Ada mitos terkenal yang menyatakan bahwa Anda tidak dapat menjalankan aplikasi nyata pada dua cloud."
"Kami sekarang dapat mematahkan mitos itu karena kami memberi pelanggan Oracle dan Microsoft kemampuan untuk dengan mudah menguji dan menunjukkan nilai lebih dengan menggabungkan database Oracle dengan aplikasi Azure," katanya.
"Tidak perlu keahlian mendalam di salah satu platform kami atau konfigurasi yang rumit—siapa pun dapat menggunakan Portal Azure untuk memanfaatkan kekuatan dua cloud kami secara bersama-sama,” tutur Clay Magouyrk.
“Alasan utama perusahaan menjalankan strategi infrastruktur digital dengan menggunakan multiple cloud adalah karena teknologi ini dapat memberikan peluang yang lebih luas untuk mengoptimalkan penempatan beban kerja mereka," kata Simon Piff, Wakil Presiden IDC Asia Pacific Research.
"Ini juga termasuk salah satu layanan terbaik di satu platform yang menawarkan manfaat fungsional, biaya, atau waktu yang menarik bagi perusahaan atau meningkatkan pengintegrasian dan pengelolaan – on-premise software yang menjalankan beban kerja yang kritikal," paparnya.
"Setiap fungsionalitas yang disederhanakan dalam penyediaan interkonektivitas yang aman antara software stacks dari vendor yang berbeda sangat penting bagi CIO, terutama jika didukung oleh service-level agreement (SLA) yang disediakan antara dua platform, ” ucap Simon Piff.
Di sisi lain. eremy Legg, Chief Technology Officer, AT&T. mengatakan bahwa dengan Oracle Database Service yang baru untuk Microsoft Azure, pengguna dapat dengan mudah menghubungkan langganan Azure mereka ke layanan sewa OCI.
Layanan secara otomatis mengonfigurasi semua yang diperlukan untuk menghubungkan dua lingkungan cloud dan menggabungkan identitas Azure Active Directory, sehingga memudahkan pelanggan Azure untuk menggunakan layanan.
Layanan ini juga menyediakan dasbor yang sudah dikenal untuk Oracle Database Service di OCI dengan menggunakan terminologi serta pemantauan Azure melalui Azure Application Insights.
“Banyak dari beban kerja penting kami menjalankan database Oracle on-premise dalam skala besar. Saat kami memindahkan beban kerja ini ke cloud," kata Jeremy Legg, Chief Technology Officer, AT&T. (video dapat ditonton di sini)
"Oracle Database Service for Azure memungkinkan kami untuk memodernisasi database Oracle ini ke layanan seperti Autonomous Database di OCI sambil memanfaatkan Microsoft Azure untuk tingkat aplikasi,” kata Jeremy Legg.
“Arsitektur multicloud memungkinkan kami memilih penyedia cloud terbaik untuk setiap beban kerja berdasarkan kemampuan, kinerja, dan harga," papar Naveen Manga, Chief Technology Officer, Marriott International.
"Kemitraan OCI dan Azure mengintegrasikan kemampuan dua penyedia cloud utama, termasuk layanan Oracle Database di OCI dan kemampuan pengembangan aplikasi Azure,” tutur Naveen Manga.
“Oracle Database Service untuk Microsoft Azure telah menyederhanakan penggunaan lingkungan multicloud untuk analitik data. Kami dapat dengan mudah menyerap data dalam jumlah besar yang dihosting oleh Oracle Exadata Database Service di OCI ke Azure Data Factory di mana kami menggunakan Azure Synapse untuk analisis,” kata Jane Zhu, Senior Vice President and Chief Information Officer, Corporate Operations, Veritas.
“Oracle Database Service untuk Microsoft Azure telah menyederhanakan pendekatan multicloud kami. Kami dapat memanfaatkan database Oracle terbaik di Azure dan kami dapat mempertahankan infrastruktur kami di Azure," kata David Plaza, Chief Information Officer, SGS.
"Ini adalah peluang besar untuk mendapatkan yang terbaik dari dua dunia yang memudahkan migrasi kami ke cloud dan meningkatkan keterampilan orang-orang kami di bidang TI,” jelas David Plaza. (RO/OL-09)
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved