Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM distribusi video singkat TikTok kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan digital remaja melalui kolaborasi bersama organisasi nirlaba ECPAT Indonesia dan Yayasan Sejiwa (SEJIWA). Kolaborasi ini merupakan bagian dari Giving Season (#GivingSzn), yakni kampanye global TikTok bersama para kreator, organisasi nirlaba, dan komunitas untuk menyebarkan pesan positif melalui platform TikTok.
Seiring dengan meningkatnya aktivitas di ranah online, literasi digital untuk remaja dan orang di sekitarnya menjadi semakin penting untuk menjaga agar lingkungan online tetap aman dan nyaman bagi semuanya. Topik-topik terkait keamanan digital untuk para remaja ini akan diangkat oleh ECPAT Indonesia dan SEJIWA dalam format TikTok LIVE bersama para kreator TikTok yang menjadi rangkaian dari kampanye #GivingSzn .
"Di era kolaborasi saat ini, ECPAT Indonesia bersama TikTok ingin bersama-sama meningkatkan kesadaran kepada generasi muda akan pentingnya keamanan digital," kata Koordinator Nasional ECPAT Indonesia Ahmad Sofian dalam keterangan resmi, Jumat (3/12).
"Terlebih di tahun ini, kami sedang fokus pada rangkaian campaign terkait pelaporan dan keselamatan remaja di ranah daring. Kami harap kolaborasi positif bersama TikTok ini dapat membantu remaja yang membutuhkan pertolongan sekaligus memperkuat keamanan digital kita," imbuhnya.
Sementara itu, SEJIWA fokus untuk menginisiasikan program khusus bersama TikTok bernama GESIT (Gerak SEJIWA dan TikTok). Program ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman lapisan masyarakat tentang manfaat dan risiko-risiko perkembangan teknologi digital, kecakapan yang diperlukan di dunia digital, dan cara menciptakan ruang digital yang aman.
Baca juga : Aplikasi Proman Permudah Interaksi Warga dan Manajemen Properti
"Fokus kami adalah optimalisasi potensi anak di ruang digital, termasuk anti perundungan, dan etika bermedia sosial. Kami sangat mengapresiasi langkah TikTok untuk memberikan gaung yang lebih besar lagi terhadap pembekalan edukasi masyarakat mengenai keamanan digital," kata pendiri SEJIWA Diena Haryana.
Untuk mewujudkan kedua program dari ECPAT Indonesia dan SEJIWA tersebut, TikTok akan memberikan dukungan baik dalam bentuk penyediaan platform maupun donasi. "Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan online bagi siapapun," ujar Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia Faris Mufid.
"Kami berharap bantuan donasi senilai $67.500 yang diberikan dapat menyokong kedua mitra kami, ECPAT Indonesia dan SEJIWA untuk meningkatkan upaya mengedukasi seluruh pengguna akan pentingnya cakap di dunia digital," tambahnya.
Kampanye #GivingSzn di TikTok Indonesia akan turut diramaikan oleh sejumlah kreator ternama. Informasi lebih lengkap mengenai program #GivingSzn bersama ECPAT Indonesia dan Yayasan Sejiwa dapat dilihat pada akun resmi TikTok Indonesia @tiktokofficialindonesia. (OL-7)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan penguatan hubungan strategis Australia-Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian Jakarta 2026 Presiden Prabowo Subianto.
PT Perta Arun Gas (PAG) menggelar simulasi pengamanan pelabuhan skala besar.
Menurut Yusril, ketiadaan payung hukum yang komprehensif membuat negara belum optimal dalam merespons ancaman disinformasi secara sistemik.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Upaya pencegahan bunuh diri pada remaja dinilai perlu dimulai dari penguatan “jaring pengaman” di lingkungan terdekat, terutama sekolah dan keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved