Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Amazon meluncurkan sistem pelacakan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperingatkan jarak fisik di kantor dan gudang dalam upaya untuk mengurangi risiko tertular virus korona baru di antara para pekerjanya.
Peluncuran ini terjadi ketika perusahaan e-commerce terbesar di dunia itu menghadapi pengawasan intensif dari anggota parlemen dan serikat pekerja AS soal perlindungan terhadap karyawan selama pandemi Covid-19.
Dikutip dari Reuters, Rabu (17/6), monitor yang didirikan di gudang Amazon akan menyoroti pekerja untuk menjaga jarak aman di lingkaran hijau, sementara pekerja yang berdekatan akan disorot dalam lingkaran merah.
Amazon mengatakan, sistem, yang dinamai "Distance Assistant," itu menggunakan rekaman kamera di gedung-gedung Amazon untuk juga membantu mengidentifikasi area yang padat.
Amazon juga menguji perangkat yang dapat dipakai yang menyala dan mengeluarkan suara ketika para pekerja terlalu dekat satu sama lain, menurut memo internal yang didapat Reuters. Perangkat tersebut akan diujicobakan mulai Rabu di gudang Amazon yang berada di luar Seattle.
Amazon juga telah merekrut posisi untuk peran seperti duta dan satgas yang mensosialisasikan protokol kesehatan. Tanggung jawab posisi tersebut mulai dari audit frekuensi hingga verifikasi jumlah karyawan untuk tidak melebihi batas tempat duduk di ruang istirahat.
Amazon, yang akan membuka sumber teknologi di balik sistem Distance Assistant, bukan perusahaan pertama yang beralih ke AI untuk melacak kepatuhan karyawan terhadap kebijakan jaga jarak fisik.
Beberapa perusahaan mengatakan perangkat lunak berbasis kamera AI sangat penting karena memungkinkan mereka untuk menunjukkan tidak hanya pada pekerja dan pelanggan, tetapi juga kepada perusahaan asuransi dan regulator, bahwa mereka memantau dan menegakkan protokol kesehatan.
Namun, aktivis privasi khawatir akan pelacakan orang yang semakin rinci dan telah mendesak perusahaan untuk membatasi penggunaan AI pada pandemi.
Amazon mengatakan bahwa sistem pelacakannya ada di beberapa bangunan, dan berencana untuk menambah ratusan unit sistem pelacakan tersebut dalam beberapa pekan ke depan. (OL-12)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved