Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan Aplikasi Mobile Covid Track, yang ditujukan untuk melindungi tenaga medis, dari potensi terkena paparan virus korona. Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, aplikasi berbasis android ini memiliki fitur untuk melacak serta menganalisis pergerakan pasien ODP maupun PDP, dan mendata penyebaran dan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD).
Aplikasi Covid Track akan melindungi tenaga medis, utamanya dokter praktek mandiri, ketika dokter tersebut hendak melakukan anamnesa terhadap seorang pasien yang berkunjung.
"Melalui aplikasi ini, ketika seorang dokter hendak melakukan anamnesa dan mulai mendata pasien yang berkunjung, maka berdasarkan NIK yang dimasukkan, maka dokter akan tahu apakah pasien tersebut sudah pernah terdata sebelumnya. Bila data menunjukkan bahwa pasien berstatus PDP atau bahkan konfirm positif, maka aplikasi akan mengirimkan notifikasi ke dokter, untuk mengambil tindakan preventif," terang Hammam dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/4).
Dengan demikian aplikasi ini sedikit banyak akan membantu dokter dalam melakukan perlindungan diri, serta memitigasi potensi atau risiko keterpaparan dokter terhadap covid-19.Dalam pembuatan aplikasi Covid Track ini, BPPT bersinergi dengan Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE), yang berperan aktif dalam memfasilitasi user requirements dari dan antara Pengurus Besar ikatan Dokter Indonesia (PB IDI).
"Dengan begitu, maka aplikasi ini berisi data primer yang sangat valid, karena bersumber dari dokter itu sendiri. Dan bila data tersebut terus terkumpul dan bergulir, maka riset lebih lanjut dengan melibatkan big data analysis maupun artificial intelligent (AI) dapat dilakukan. Kolaborasi lintas sektoral ini juga, akan memperkuat kemandirian teknologi dan daya saing nasional di bidang kesehatan," pungkasnya.
Lahirnya aplikasi Mobile Covid Track ini melalui penandatangan nota kesepahaman (MoU) secara virtual antara Pengurus Besar IDI dengan BPPT guna kolaborasi dan kerja sama riset di bidang kesehatan dan farmasi.
Apa saja isi aplikasi Mobile Covid Track ini? Aplikasi ini akan memberikan informasi antara lain, pertama adalah melakukan tracing pergerakan pasien-pasien yang terdata. Dengan demikian Pemerintah atau instansi yang terkait dapat melakukan tindakan-tindakan pencegahan atau pemeriksaan pada tempat-tempat atau lokasi yang disinggahi oleh penderita dalam kurun 14 hari terakhir. Memang untuk mendapatkan data ini maka penderita diminta untuk menginstal aplikasi ini. Selanjutnya aplikasi ini akan mengirimkan data posisi secara berkala ke server. Tracing pada pasien-pasien dapat dilihat pada halaman terbatas aplikasi yang sedang dibangun. Tidak semua orang dapat melihat data tersebut.
Kedua, melakukan pendataan kebutuhan APD dari fasilitas kesehatan lainnya. PB IDI mengelola penyaluran APD yang berdasarkan sumbangan dari masyarakat. Agar penyaluran tersebut merata dan tepat guna, maka dibutuhkan data kebutuhan harian dari fasilitas kesehatan. Dengan melihat data tersebut dan kemudian disandingkan dengan skala prioritas, maka diharapkan penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan baik. Fasilitas kesehatan yang dimaksud bukan hanya fasilitas kesehatan milik Pemerintah atau daerah, tetapi juga fasilitas kesehatan yang dikelola oleh swasta.
Ketiga, membantu memberikan informasi kepada masyarakat dimana membeli APD yang sesuai dengan standar. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat jika ingin melakukan donasi atau sumbangan APD ke fasilitas kesehatan tetapi tidak mempunyai informasi dimana harus mencarinya.
baca juga: Yuk, Kenali Risiko Terpapar Covid-19 Lewat Aplikasi InaRISK BNPB
Selain itu dibangun juga aplikasi berbasis web yang merupakan komplementari dari aplikasi berbasis mobile dimana pada aplikasi ini ditampilkan informasi tentang perkembangan sebaran covid-19 pada umumnya, dan juga sebagai interface bagi pengelola dalam melakukan manajemen kebutuhan dan pengiriman bantuan APD. Terkait masa rentan COVID-19 dari prediksi hasil pemodelan yang dilakukan oleh para pakar disebut pada bulan Mei sebagai masa puncak sampai dengan pertengahan Agustus. Hammam mengharapkan aplikasi ini dapat berkontribusi secara signifikan untuk dokter dan tenaga medis lainnya dalam melakukan penanganan Covid-19 secara aman. (OL-3)
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved