Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
RAKSASA teknologi asal Tiongkok, Alibaba, kini memasuki era baru setelah pendiri dan pemimpinnya, Jack Ma mengumumkan pensiun dari tampuk kepemiminan Alibaba usai 20 tahun memimpin perusahaan yang semula bergerak sebagai platform e-commerce itu.
Mundurnya Jack Ma juga bertepatan dengan ulang tahun ke-55 pria yang sebelumnya berprofesi sebagai pemandu wisata itu. Ia mengumumkan sendiri pengunduran dirinya dalam pidato di Hangzhou, markas Alibaba, Selasa (10/9).
Selepas Ma, Alibaba akan dipimpin oleh Daniel Zhang. Ma pun berterima kasih pada dukungan semua pihak dan menjanjikan peralihan yang mulus di tangan Zhang.
"Hari ini bukan tentang Jack Ma yang pensiun, tapi awal dari peralihan generasi di sistem kita. Ini bukan merupakan pilihan satu orang, tapi menunjukkan kesuksesan dari sistem yang kita bangun," kata Ma.
Baca juga : E-Commerce Gerbang IKM ke Digital
Selama memimpin Alibaba sejak berdiri pada 1999, Jack Ma memanen kekayaan hingga 41 miliar dolar AS dan menyalurkannya kepada kegiatan filantropi seperti pendidikan.
Ma yang humoruis dan fasih berbahasa inggris memulai Alibaba pada 1999 dengan pemberian 60 ribu dolar AS dari kenalannya. Alibaba yang mulanya bergerak di bidang e-commerce pun kini menjelma jadi perusahaan raksasa dengan kapitasi mencapai 462 miliar dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
Zhang yang menggantikan Jack Ma sejatinya telah duduk sebagai CEO Alibaba sejak 2013. Di tangannya, Alibaba menebar jaring bisnisnya ke sejumlah sektor seperti retail, hiburan, cloud, media digital, katering, dan periklanan.
Bila Jack Ma dikenal sebagai seorang inspirator yang mampu menggugak karyawannya, Zhang dikenal sebagi pebisnis yang ulet dan kompetitif. Ia pun berani membeli NetEase, perusahaan e-commerce lain di Tiongkok seharga 2 miliar dolar AS untuk memperkuat Alibaba.
"Anda harus tetap terjaga setiap menitnya. Mata anda harus selalu melek, walaupun saat tidur," kata Zhang mengibaratkan langkahnya. (AFP/OL-7)
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Rencana penambahan pusat data dilakukan untuk meningkatkan cakupan infrastruktur dan tetap unggul dalam memenuhi permintaan global
Pameran China (Indonesia) International E-commerce Industry Expo 2025 yang akan berlangsung pada 3-5 September 2025 akan berusaha mengundang Alibaba Group.
"Dilatih dengan dataset masif berisi 36 triliun token, Qwen3 menghadirkan kemajuan signifikan dalam penalaran, pemahaman instruksi, hingga tugas multibahasa,"
Qwen 2.5-Max disebut mengungguli hampir di semua aspek GPT-4o, DeepSeek-V3, dan Llama-3.1-405B.
Alibaba Cloud dan OBS memperkenalkan OBS Cloud 3.0 sebagai tulang punggung penyiaran untuk Olimpiade Paris 2024.
KIP mengabulkan permohonan sengketa informasi yang diajukan Yayasan Advokasi Hak Konstitusional (Yakin) terhadap KPU terkait kontrak antara KPU atau perwakilannya dan Alibaba Cloud
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved