Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan penggantian Danurwindo ke Indra Sjafri melalui rapat komite eksekutif PSSI. Alasan penggantian adalah faktor usia dan kesehatan.
Sebelumnya, isu pencopotan Shin digulirkan oleh Ketua Satgas Timnas Syarif Bastaman.
Sebelumnya, PSSI telah mengeluarkan surat keputusan (SK) bernomor 48/SKEP/III/2020 mengenai penghentian kompetisi dan maksimal 25% gaji bagi pemain dari Maret hingga Juni.
Yunus belum bisa memastikan waktu perhelatan Liga 3. Sebab, rekomendasi dari Asprov ini masih harus dibahas di lingkup komite eksekutif (Exco) sebelum diputuskan.
Menpora mempersilakan PSSI melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan polemik yang terjadi.
Shin kembali menegaskan dirinya hanya ingin membawa perubahan bagi timnas Indonesia. Dia pun meminta PSSI untuk mempertimbangkan lonjakan kasus covid-19 di Tanah Air.
Shin menyebut PSSI telah mengkhianati visi-misi membangun sepak bola Indonesia.
Indra mengatakan Shin yang terlalu banyak berbicara, banyak alasan karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan.
Hadian mengatakan masih menunggu hasil diskusi dengan PSSI. Ia mengatakan wacana melanjutkan di Pulau Jawa adalah opsi terbaik, namun perlu dibahas lebih lanjut.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan keputusan untuk melanjutkan kompetisi berdasarkan kesepakatan dengan Liga 1 dan 2.
Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi beerharap PSSI mendapatkan perlakuan khusus untuk penyewaan lapangan di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, sebagai tempat latihan timnas.
Indra pun berharap timnas U-19 yang ditangani manajer Shin Tae-Yong dapat melakukan hal serupa.
“Prinsipnya, dalam kontrak kita sebagai pemberi kerja, PSSI. Sebagai profesional termasuk Shin Tae-yong jadi harus mengikuti arahan dari pemberi kerja. Waktu, metoda, tempat itu ranah PSSI."
Tae-yong spesifik menyinggung perselisihannya dengan Indra Sjafri dan mundurnya Sekjen PSSI Ratu Tisha.
Dalam workshop secara virtual, FIFA menjabarkan rencana penyelenggaraan Piala Dunia U-20 untuk mempermudah tugas PSSI.
Sebaliknya, manajer tim nasional Shin Tae-yongn ingin pemusatan latihan digelar di Korea Selatan, karena situasi lebih mendukung untuk para pemain.
Dirinya menduga sulitnya para pemain lokal khususnya pemain muda bisa mendapat jatah di posisi inti di lini depan karena kurangnya kompetisi yang kompetitif saat masih usia dini.
"Kalau ditanya dari mana mungkin saya dari Lemhannas begitu, ya. Mungkin Pak Ketum (Iriawan) mencari talent di situ."
Sebelumnya, pada bulan lalu terjadi konflik internal di tubuh PT LIB ketika tiga direksi, yakni mengajukan mosi tidak percaya kepada Cucu Somantri yang saat itu menjadi Direktur Utama.
Pelatih asal Korea Selatan juga tidak keberatan jika pemusatan latihan timnas digelar di Indonesia. Shin terus menggencarkan persiapan untuk pencapaian terbaik Timnas Indonesia.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved