Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tidak mau ambil pusing terhadap konflik dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sebelumnya, Shin diserang balik Direktur Teknik PSSI terkait pernyataannya soal pemusatan latihan timnas dan posisi Indra Sjafri di staf kepelatihan.
Eks pelatih timnas Korea Selatan itu tidak ingin menghabiskan waktu untuk berkonflik. Dia hanya ingin membawa perubahan bagi timnas seperti harapan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Faktor Keamanan, Shin Tae-yong Mau Timnas Latihan di Korsel
"Media lokal melaporkan saya memiliki konflik dan perselisihan dengan PSSI. Itu tidak penting, masyarakat Indonesia hanya ingin kemampuan timnas mereka meningkat," kata Shin kepada Yonhap News, Minggu (21/6).
Dia mengatakan tidak masalah jika PSSI ingin pemusatan latihan timnas tetap digelar di Indonesia. Menurutnya, saran pelatihan di Korea Selatan bukan berarti melawan PSSI.
Shin menegaskan saran itu menyoroti perkembangan kasus covid-19 di Indonesia, yang terus melonjak. Seharusnya, lanjut dia, masalah itu menjadi bahan pertimbangan.
"Jika Anda memanggil 30 pemain, Anda harus tinggal dengan 55 hingga 60 orang, dari pelatih hingga staf. Di Indonesia, ada lebih dari 1.000 konfirmasi kasus baru setiap hari, yang berbahaya bagi pemain. Bukankah menjadi beban?" pungkas Shin.
Baca juga: Demi Kesuksesan Piala Dunia U-20, FIFA Beri Arahan ke PSSI
Apabila PSSI berkata lain, Shin bersedia menggelar pemusatan latihan timnas senior dan U-19 di Indonesia. Dia menekankan hanya ingin mendapatkan lawan tangguh selama pemusatan latihan. Khususnya bagi timnas U-19 yang diproyeksikan tampil dalam Piala Dunia U-20 2021.
"Ini bukan tentang melawan PSSI. Latihan di mana pun bisa. Saya berencana membawa timnas Indonesia U-19 ke Gyeongju Korea dan berlatih di sana, tetapi saya ingin melatih di mana pun. Tim Indonesia harus melawan tim kuat untuk meningkatkan kemampuan," urainya.
Shin mengaku latihan di luar negeri sangat penting bagi skuad timnas. Dia berkaca pada timnas Korea Selatan yang mampu melaju hingga semifinal Piala Dunia 2002, berkat persiapan di luar negeri.(KBSnews/OL-11)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Sebelumnya, perubahan posisi negara dalam peringkat FIFA baru bisa diketahui secara resmi setelah seluruh rangkaian jadwal pertandingan internasional selesai dilaksanakan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved