Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHMAD Hadian Lukita membebeberkan proses hingga terpilih menjadi Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pada rapat umum pemegang saham (RUPS) PT LIB, Sabtu (13/6), Hadian terpilih menjadi Dirut PT LIB menggantikan Cucu Somantri yang mengundurkan diri pada bulan lalu.
Namanya cukup asing bagi ranah sepak bola Indonesia. Ternyata, Hadian berpengalaman di bidang teknologi informasi selama 15 tahun terakhir. Selain itu, ia juga menyelesaikan pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2019.
Ia juga menerbitkan buku berjudul Pengembangan Industri Pertahanan Guna Meningkatkan Daya Tangkal Bangsa Dalam Rangka Pembangunan Nasional" yang dilansir Lemhannas pada 2019.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhannas pada 2018 hingga 2020 melihat Hadian sebagai kandidat untuk memimpin operator liga yang tengah lowong.
"Kalau ditanya dari mana mungkin saya dari Lemhannas begitu, ya. Mungkin Pak Ketum (Iriawan) mencari talent di situ. Mungkin salah satunya itu dan saya dipanggil ke kandidat, saya bilang ayo saja, karena saya profesional," kata Hadian, kepada Media Indonesia, Minggu (14/6).
"Saya tidak ikut RUPS itu. Saya tahunya nama saya yang terpilih, lalu saya dipanggil setelah RUPS selesai," tambah Hadian.
Baca juga : Fokus ke Kualitas Liga Hadian tak Ingin ada Konflik Internal LIB
Hadian mengaku ini merupakan pengalaman organisasi yang pertama berhubungan dengan sepak bola. Sebelumnya, pria berusia 55 tahun itu lebih banyak bergulat di bidang penelitian atau konsultan teknologi informasi.
"Kalau baru di organisasi, iya, tapi hobi dan kegemaran sudah kecil saya senang bola dan terus mengikuti. Insya Allah benang merahnya saya tahu dan saya sempat dengar permasalahan di PSSI dan PT LIB. Terakhir ini saya juga buka-buka informasi untuk lebih mempelajarinya," ujar Hadian.
Hadian mengatakan bertekad membawa industri sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi. Ia mengatakan sepak bola Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk bisa bergerak lebih maju dan mendatangkan profit yang menjanjikan.
"Saya melihat Formula 1 dan NBA dikemas secara modern. Kenapa kita gak mengemasnya lebih menarik dan enak ditonton? Mungkin nanti akan saya jabarkan teknisnya. Yang penting bagaimana pertandingan harus enak dan orang jangan pindah channel," ungkapnya.
Selain itu, tugas berat lainnya juga menunggu Hadian, yakni menggulirkan kembali kompetisi di tengah pandemi covid-19. PSSI sendiri telah menyiapkan opsi melanjutkan kompetisi pada September atau Oktober di Pulau Jawa. Menyangkut hal itu, ia mengaku perlu mendapat penjelasan lebih rinci dari PSSI.
"Nanti harus ngimpul dulu. Koordinasi awal minggu depan, termasuk liga, harus nunggu arahan dari PSSI. Setelah tahu kemana arahnya, baru saya formulasikan menjadi kegiatan," ungkap Hadian. (OL-7)
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan laga kontra Persita Tangerang di pekan ke-22 Super League 2025/26 akan berjalan sulit meski dimainkan di Stadion GBLA.
PSMS Medan menang 3-1 atas Sumsel United dalam laga Pegadaian Championship di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (14/2). Felipe Cadenazzi cetak dua gol.
Persija Jakarta fokus memulihkan mental pemain jelang laga tandang kontra Bali United di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Semen Padang FC menargetkan mencuri poin saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/2), guna memperbesar peluang keluar dari zona degradasi BRI Super League.
Ezequiel Vidal mencetak dua gol saat PSIM Yogyakarta menahan imbang Persik Kediri 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro. Hasil ini menjaga posisi PSIM di papan tengah klasemen.
Sumsel United membidik kemenangan atas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara demi menjaga peluang promosi ke Super League. Laga krusial penentuan tiga besar.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved