Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi Indonesia, yaitu kinerja perekonomian dan industri.
Berdasarkan data IMD World Competitiveness Center, lembaga riset yang berbasis di Swiss, daya saing Indonesia melesat 11 peringkat dari sebelumnya di angka 43 ke urutan 32.
Hal itu dipicu terutama dampak dari mudik lebaran yang meningkatkan pengeluaran konsumsi rumah tangga.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution
"Target 5,6% menurut saya terlalu kecil bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi yang kita butuhkan untuk mengurangi pengangguran kemiskinan."
Saat ini, kata Hendri, tidak semua industri baik di hulu maupun hilirnya komplit.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu dipertimbangkan untuk menjadi penopang perekonomian Indonesia, selain ekspor dan investasi.
PEMERINTAH masih merampungkan regulasi yang akan mengatur pelaksanaan rangkap jabatan kepala BP Batam secara ex officio oleh Wali Kota Batam.
BANK Indonesia (BI) menyampaikan dana asing yang masuk ke Indonesia semakin meningkat.
BANK Indonesia (BI) memperkirakan tingkat inflasi pada Mei 2019 berada pada angka 0,47%
Di sisi lain, Bank Indonesia telah menyampaikan bahwa harga-harga komoditas stabil dan bahkan stagnan.
PEMERINTAH mempertimbangkan akan mengonversi utang Tuban Petrochemical Industries (TPI)
KEPERCAYAAN investor dan dunia usaha terhadap perekonomian Indonesia cukup tinggi.
Ekonomi Indonesia akan tumbuh di angka 5,3% tahun ini meski sejumlah lembaga memangkas pertumbuhan ekonomi global.
PEMERINTAHAN Presiden Jokowi pada periode 2019-2024 mendatang harus mampu memacu pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen melalui investasi.
Indonesia perlu pertumbuhan ekonomi di atas 6% agar bisa keluar dari jebakan negara pendapatan menengah.
PNBP tahun 2020 diperkirakan dapat mencapai kisaran 2%-2,5% terhadap PDB.
Pengembangan wilayah ekonomi terpadu di daerah harus diimbangi dengan perencanaan jangka panjang.
Pemicunya adalah defisit neraca minyak dan gas (Migas) karena pemerintah ingin memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk Ramadan dan Lebaran nanti.
Hariyadi menilai, harus dilakukan inovasi dan terobosan baru agar barang-barang berpotensi yang sebelumnya diimpor, dapat diproduksi di dalam negeri.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved