Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Posisi Kas Negara dalam Kondisi Aman

(E-1)
19/6/2019 23:20
Posisi Kas Negara dalam Kondisi Aman
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowirjono(Ist)

DIREKTUR  Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowirjono memastikan kas negara dalam keadaan aman dan mampu membiayai berbagai proyek pemerintah yang sudah dialokasikan dalam APBN.   

“Posisi kas negara saat ini dalam kondisi aman. Pencairan berbagai tagihan atas kegiatan dan proyek yang dibiayai oleh APBN dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Marwanto seperti dikutip dari Antara, kemarin.    

Menurut dia, pengelolaan kas negara telah dilakukan secara terpusat melalui Treasury Single Account (TSA) dan tidak lagi dioperasikan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).    

Dengan kondisi itu, ia menegaskan posisi kas negara saat ini tidak dalam keadaan kosong seperti kabar yang sempat beredar di masyarakat beberapa hari terakhir.    

“Perlu disampaikan bahwa KPPN saat ini tidak mengelola kas secara langsung. Oleh sebab itu, tidak benar bila diberitakan bahwa KPPN kosong,” kata Marwanto.

Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa kas KPPN dalam keadaan kosong karena ada persoalan manajemen dalam keuangan negara.   Kekosong­an kas negara tersebut diduga terjadi karena adanya penggunaan dana untuk pembayaran THR pada Mei dan gaji ke-13 pada Juli 2019.

Sebelumnya pemerintah menyerap dana Rp24 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp54,79 triliun.    

Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menyatakan hasil lelang  yang akan digunakan memenuhi sebagian pembiayaan APBN telah melebihi target indikatif yang ditetapkan Rp15 triliun.

Di sisi lain, Kemenkeu mencatat penerimaan pajak pe­riode Januari Mei 2019 tumbuh antara 2–3% . Penerimaan pajak pada lima bulan pertama tahun ini berki­sar 494,19 triliun hingga 499,03 triliun rupiah. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya