Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Sesuai prosedur jika sudah tujuh hari dicari dan tidak ada tanda-tanda ditemukan, korban dianggap hilang dan pencarian terpaksa dihentikan.
Operasi SAR untuk menemukan penumpang Kapal Express Cantika 77 telah diperpanjang selama tiga hari dari Senin sampai Rabu (2/11).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, Ambrosius Koda, mengatakan korban hilang yang sebelumnya 17 orang diperbarui menjadi 16 orang.
Operasi pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan itu dilakukan Basarnas sesuai arah angin dan arah arus laut yang saat ini bergerak ke arah perairan Teluk Kupang dan Pulau Semau.
Korban saat itu mencoba menyeberangi sungai dengan berenang, namun karena arus yang sangat deras di Sungai Tabir tersebut, membuat korban terseret arus dan tenggelam.
Telah terjadi banjir yang melanda beberapa desa di Lampung Selatan seperti Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, dan Desa Purwodadi.
Kepala Kantor SAR Kelas A Kupang, Putu Sudayana, mengatakan anggota tim SAR tidak menemukan ada penumpang yang masih terjebak di kapal.
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan menyudahi pencarian Asten Situmorang yang dilaporkan hilang di hutan Sitaotao Sibuluan, Kab.Humbahas sejak 11 Oktober lalu.
Korban yang dilaporkan bernama Fairus Rabani, 6, terjatuh ke dalam selokan di kawasan Dusun Air Kuning, Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau.
Sebanyak 200 petugas tim SAR gabungan di Kota Bogor, Cibinong, sampai Manggarai bergerak serentak mulai pagi hingga sore hari.
Diduga ponton penyeberangan mengalami kebocoran, sehingga usai memuat empat truk pengangkut TBS kelapa sawit, miring dan dimasuki air.
Dengan telah ditemukannya tiga orang, tinggal dua lagi yang saat ini masih dicari, yakni satu korban tanah longsor Gang Barjo dan satu korban terseret arus di Jalan Dadali.
Pencarian berlangsung mulai dari selokan pinggir Jalan Dadali kemudian ke drainase di bawah jalan tersebut ke arah Teplan hingga ke area Sungai Ciliwung yang dalam dan titik-titik lekukan.
Penumpang kapal yang tercebur ke laut itu (versi berbeda melompat) bernama M Yusril Ahmadi, 19, warga asal Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Nyoman menuturkan insiden tersebut berawal saat Bombom bermain di tepi sungai pada Jumat (2/9) sekitar pukul 16.00 WIB sore dan tiba-tiba akibat terpeleset jatuh ke sungai.
Korban ditemukan oleh tim gabungan pada hari ini, sekitar pukul 11.15 WIB, dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga Kamis (25/8) pukul 12.00 WIB, upaya pencarian terhadap Rizki belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian korban dengan menyisir menggunakan tiga unit LCR.
Selama tiga hari pencarian dilakukan, tim menggunakan rubber boat, speed boat, dan jukung nelayan setempat.
Selain pengaruh angin kencang dan gelombang tinggi yang mengakibatkan korban berpindah tempat atau mungkin masih berada di bawah permukaan air.
DUA remaja tenggelam saat mandi di Sungai Waiha, Desa Waiha, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, belum ditemukan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved