Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pencarian Tim SAR Gabungan di hari ketiga pascakejadian bencana alam di Kota Bogor, Jawa Barat, yang dimulai Jumat (14/10) pagi, akhirnya membuahkan hasil.
Hingga Jumat sore atau sekitar pukul 17.00 WIB, tiga dari lima korban bencana alam di Kota Bogor yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan. Namun, ketiganya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Dengan telah ditemukannya tiga orang, tinggal dua lagi yang saat ini masih dicari, yakni satu korban tanah longsor Gang Barjo dan satu korban terseret arus di Jalan Dadali yang diduga mahasiswi IPB.
Berdasarkan data dan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, dua orang yang ditemukan adalah korban longsor di Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, dan korban hanyut terseret arus banjir limpasan Sungai Arzimar, Tegallega.
Korban yang pertama ditemukan dalam operasi pencarian hari ini adalah Iwan, 24. Dia ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Komandan tim (Dantim) Kantor SAR Jakarta, Aulia Solihanto, mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.30 WIB. Pencarian oleh tim SAR gabungan dari Kantor SAR Jakarta, BPBD Kota Bogor, Damkar Kota Bogor, SAR Brimob, dan TNI-Polri dilakukan sudah lebih dari dua hari.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pemulung di Tol Jagorawi
"Dari pagi kita sudah mendapatkan titik fokus, karena kita kemarin menggunakan anjing pelacak dari SAR Dog Batavia menemukan titik yang dicurigai. Tadi pagi gali titik dicurigai, akhirnya kita temukan," katanya.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala lantaran posisi korban berada di antara mesin jahit.
Selang 5 jam kemudian, upaya tim menyemprot, menggali, dan mengangkat material longsoran berhasil. Satu korban longsor Gang Barjo lagi adalah Dini, 54, yang ditemukan sekitar pukul 15.15 WIB. Dini ditemukan dalam kondisi terjepit kulkas.
Aulia menjelaskan kendala yang dialami tim pencari sama seperti pencarian sebelumnya, karena pencarian masih dilakukan secara manual.
"Sama. Kendalanya akses ke lokasi. Jadi pencarian manual. Sekarang kalau melanjutkan kendalanya hujan," katanya.
Korban lain yang berhasil ditemukan adalah Komar, 66, korban hanyut di Kampung Tegallega, RT 02/01, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.
Seperti diungkapkan Kepala BPBD Kota Bogor Theo Patricio Freitas, Komar ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di sekitar aliran Sungai Ciliwung, Kota Depok, tepatnya di bawah jembatan Juanda, Kota Depok, pada Jumat sore atau sekitar pukul 15.00 WIB. (OL-16)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Penumpang dan awak pesawat Smart Air rute Nabire-Kaimana dipastikan selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di kawasan pantai dekat Bandara Nabire.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, akan mengevaluasi kelanjutan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Moh Syafi'i mengungkapkan tim SAR gabungan melakukan evakuasi dua kantong berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved