Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGSA Indonesia kembali kehilangan guru bangsa. Buya Syafii Maarif, pejuang kemanusiaan yang lugas dan sederhana. Surga terbaik telah menanti.
Pengurus makam setempat menyebut kedatangan peziaran itu ada sejak almarhum selesai dikebumikan kemarin.
Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu. Puan juga mengaku hubungan mereka sangat dekat dan sudah seperti keluarga.
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan duka cita atas wafatnya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Buya Ahmad Syafii Maarif di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta, Jumat (27/5).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menemani Buya Syafii Maarif saat mengembuskan nafas terakhir menghadap Allah SWT.
Salat jenazah berjamaah dilaksanakan di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta. Presiden Joko Widodo diketahui mengikuti salat berjamaah tersebut.
Presiden langsung memutuskan bertolak ke Yogyakarta untuk bertakziah setelah mendengar kabar duka wafatnya Buya Syafii Maarif, Jumat (27/5).
Sekitar dua bulan lalu, Kepala Negara sempat menjenguk Buya Syafii di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Namun ternyata, itu merupakan pertemuan terakhirnya dengan sang guru bangsa.
Buya Syafii dikenal sebagai ulama kharismatik sekaligus pemikir Islam kontemporer di masanya.
Ketua DPR Puan Maharani berduka atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Menurutnya, Bangsa Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan duka mendalam atas kepergian Cendekiawan muslim yang juga mantan Ketua PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif.
Buya Syafii merupakan tokoh Muhammadiyah yang berusaha menjaga organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu dari godaan politik kekuasaan.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan duka mendalam wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhamamdiyah Ahmad Syafii Maarif. Indonesia kehilangan guru bangsa.
Tokoh bangsa sekaligus mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia, Jumat (27/5). Almarhum yang lahir pada 31 Mei 1935 ini meninggal dunia di usia 86 tahun
Sederet fakta memilukan menjadi tantangan nyata dalam membangun integrasi sosial di Indonesia.
Terdapat beberapa persoalan hukum yang berhadapan dengan sistem sharing economy yang disruptif.
Dengan memformulasikan fundamentalisme agama secara positif, niscaya kerukunan umat beragama bisa dibangun secara konstruktif.
“Dalam satu semester ini sudah ada dua guru besar yang dilahirkan UMJ. Harapannya akan terus ada peningkatan dari sisi keilmuan dan juga menata tata karma mahasiswa dan dosen UMJ,”
SEJUMLAH 75 anggota dari 25 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi, akan berakhir masa jabatannya pada September dan Oktober 2022.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved