Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kevin jarang menangis, meski sederet gelar juara sudah ia raih bersama Marcus yang akrab ia sapa dengan Koh Sinyo.
Sepanjang pertandingan, Lucia beberapa kali berteriak ke arah Ginting, memintanya untuk bersabar.
Gregoria akan berjumpa dengan unggulan tiga asal India, Pusarla V. Sindhu pada babak 16 besar yang berlangsung Sabtu (25/8) mendatang.
Sempat tertinggal, Gregoria lantas bangkit dan mengejar dengan membaca arah permainan lawan
Menghadapi unggulan kedua asal Jepang tersebut tak membuat Gregoria ciut. Ia bahkan mampu unggul cepat dari Akane yang pada bulan lalu juga menyambangi Tanah Air bermain di Indonesia Open 2018.
Main lepas menjadi kunci Gregoria bisa menyumbangkan poin dan unggul sementara 1-0 atas Korea
Di game pertama, Gregoria tampaknya belum ‘panas’ dan masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Ia tertinggal jauh 4-11 pada interval game pertama. Gregoria sempat memperkecil ketertinggalannya pada kedudukan 12-13, 14-15, 16-17, namun di saat-saat kritis, ia tak dapat mengatasi tekanan yang diberikan lawan.
Pasangan nomor satu dunia itu, Jumat (3/8), menyerah dari ganda Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-19 dan 21-18.
Di laga semifinal, pasangan Indonesia yang berperingkat lima dunia itu akan berhadapan dengan ganda putri Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
Bisa berbahasa mandarin sangat membantu bagi Axelsen mengingat mayoritas lawannya berasal dari Tiongkok atau berdarah Tiongkok.
Marcus/Kevin melaju ke perempat final setelah mengalahkan duet Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov di Nanjing Olympic Sports Center 21-19 dan 21-12.
Di babak 16 besar, Kamis (2/8), Greysia/Apriani menang dua gim langsung atas ganda Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yen 21-18 dan 21-13 di Nanjing Olympic Sports Center.
Della/Rizki menang lewat dua gim langsung. Mereka hanya memerlukan waktu 32 menit untuk menyudahi perlawanan wakil Eropa tersebut.
Gregoria menyerah 17-21 dan 20-21 dari wakil Tiongkok Chen Yufei.
Greysia dan Apriani menang telak lewat dua game. Laga itu mereka menangkan dengan mencatatkan skor yang terpaut sangat jauh pada kedua game.
Lima wakil Merah-Putih itu akan turun pada nomor tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran.
Meski tidak pada nomor unggulan, Gregoria akan memberikan permainan terbaik dan memberi kejutan
Kemenangan ini sangat berarti bagi Greysia/Apriyani kerena keduanya belum pernah menang sekalipun atas Misaki/Ayaka dari lima pertemuan sebelumnya.
Di final, mereka tampil perkasa dengan tidak memberikan kesempatan kepada duo Adcock mengembangkan permainan. Mereka pun menang mudah dengan skor 21-12 dan 21-12.
Kelima wakil itu terdiri dari dua wakil tunggal putra, satu tunggal putri, satu ganda putri, dan satu ganda campuran.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved