Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GREGORIA Mariska Tunjung kembali menyelesaikan tugasnya dengan baik sebagai tunggal pertama pada pertandingan bulu tangkis beregu di Asian Games 2018. Kemenangan Gregoria dengan skor 21-13, 8-21, 21-18 atas Sung Ji Hyun, membawa tim putri Indonesia unggul sementara 1-0 atas Korea.
Kemenangan pada laga pertama melawan Hong Kong di babak 16 besar kemarin tampaknya memberikan suntikan motivasi bagi peraih gelar Juara Dunia Junior ini. Terbukti, ia mampu menundukkan Sung yang merupakan pemain rangking sembilan dunia dan jauh lebih berpengalaman.
Pada game pertama, Gregoria tampil memukau dengan penempatan-penempatan bola yang begitu menyulitkan Sung. Namun pada game kedua, Sung mempercepat tempo permainan dan tidak memberikan kesempatan bagi Gregoria untuk mengembangkan permainan.
Gregoria juga sempat tertinggal di game penentuan, namun ia kembali membuktikan mampu diandalkan sebagai pembuka jalan bagi timnya. Partai pertama diamankan Gregoria.
"Game pertama saya merasa lawan kurang siap, posisi lapangannya kurang enak. Saat itu saya merasa ini kesempatan buat saya. Tetapi di game kedua saya terlalu hati-hati, jadi banyak ragu pukulannya," kata Gregoria.
"Waktu di game ketiga, saya sudah nggak mikirin apa-apa. Kalau menang bagus, kalau kalah pun kalahnya bagaimana dulu? Pokoknya saya nggak mikirin hasil, yang penting saya usaha dulu. Saya terus coba mengembalikan pukulan-pukulan lawan yang tajam, karena dia posturnya tinggi, dan mainnya menyerang," ujarnya.
Dukungan pelatih dan tim official serta suporter di Istora ternyata menjadi salah satu faktor yang menambah motivasi Gregoria dalam melawan Sung pagi ini.
"Cik Mey (Minarti Timur) bilang, sekarang lawan di atas saya peringkatnya, main lepas saja, main dengan bola-bola saya saja. Soal tegang pasti ada karena partai pembuka, kalau menang kan bisa menambah semangat tim. Saya percaya sama tim saya," ucap Gregoria.
"Suporter juga mendukung saya, saya diuntungkan dengan adanya suporter. Mereka memberi energi banyak buat saya. Cik Susy (Susanti) pun menyemangati, bahwa kesempatan ada buat menang lawan Korea, jangan disia-siakan. Ini pertandingan empat tahun sekali, jadi tuan rumah pula," ungkapnya.(OL-6)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Tim panjat tebing Indonesia berpotensi membawa pulang empat medali melalui nomor speed putra-putri dan lead putra-putri di Asian Games 2026.
Perenang muda Indonesia Jason Donovan Yusuf menorehkan debut gemilang di SEA Games Thailand 2025. Ia sukses meraih dua medali emas.
Pemerintah meminta setiap cabang olahraga menyiapkan peta jalan menuju prestasi multievent internasional, termasuk Asian Games.
Perkembangan padel di Asia berlangsung sangat cepat dan mulai melahirkan generasi baru atlet serta penggemar.
KOMITE Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mendapat dukungan luas dari para presiden federasi internasional (IF) yang hadir dalam IF Forum di The Olympic Museum, Lausanne, Swiss
Gregoria Mariska Tunjung, yang turun di partai ketiga sebagai tunggal putri kedua, harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Wong Ling Ching.
Gregoria Mariska Tunjung dan Sabar/Reza yang masuk dalam daftar tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 memang menarik perhatian publik
Keputusan itu diambil hanya sehari setelah Gregoria menutup penampilannya di Kumamoto Masters sebagai runner-up usai kalah di final dari Ratchanok Intanon.
GREGORIA Mariska Tunjung harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari wakil Thailand, Ratchanok Intanon, di final Kumamoto Masters 2025.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved