Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Persijap Jepara Bersama Lima Tim BRI Super League Belum Aman dari Zona Degradasi

Akhmad Safuan
12/3/2026 09:12
Persijap Jepara Bersama Lima Tim BRI Super League Belum Aman dari Zona Degradasi
Pertandingan peuan ke-25 PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara berakhir imbang 2-2 belum dapat melepaskan Laskar Kalinyamat dari posisi aman.(MI/Akhmad Safuan)

PERSIJAP Jepara berhasil menahan imbang tuan rumah PSIM Yogyakarta 2-2 dalam pertandingan pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (11/3) malam. Raihan 1 poin itu membuat Persijap Jepara naik satu tingkat klasemen sementara. Namun, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu belum aman dari zona degradasi.

Laga krusial BRI Super League berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul antara PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara berlangsung cukup menarik, kedua tim berusaha tampil maksimal untuk saling mengalahkan sejak menit pertama pertandingan berlangsung, bagian keduanya saling kejar skor hingga berakhir imbang dengan kedudukan 2-2.

Hasil seri pada pertandingan pekan ke-25 Liga Superleague ini membuktikan kedua tim yakni PSIM Yogyakarta berjuluk Laskar Mataram dan Persijap Jepara berjuluk Laskar Kalinyamat mempunyai kekuatan yang sama, karena dalam 5 kali pertemuan belum yang dapat saling mengalahkan hingga menambah daftar panjang berakhir imbang yakni:
1. Liga 2 Indonesia Putaran Pertama PSIM vs Persijap pada 25 Oktober 2021 (2-2)
2. Liga 2 Indonesia Babak ke-5 Persijap vs PSIM pada 2 Oktober 2024 (0-0)
3. Liga 2 Indonesia Babak ke-14 PSIM vs Persijap pada 7 Desember 2024 (0-0)
4. BRI Super League Babak ke-15 Persijap vs PSIM pada 25 Desember 2925 (1-1)
5. BRI Super League Babak ke-25 PSIM vs Persijap pada 11 Maret 2026 (2-2).

Bagi PSIM Yogyakarta yang sebelumnya bertekat untuk dapat memenangi pertandingan dan menambah 3 poin, justru nyaris dipermalukan tim tamu Persijap Jepara. PSIM pun akhirnya hanya puas menambah 1 poin dan belum bergeser dari dari posisi 8 klasemen sementara BRI Super League dengan mengantongi 38 poin dengan 9 kali menang, 11 kali seri, dan 5 kali kalah.

Sedangkan bagi Persijap Jepara hasil imbang ini dan menambah 1 poin, membuat Laskar Kalinyamat kini mengantongi 21 poin dengan 5 kali menang, 6 kali seri, dan 14 kali kalah, hingga berhasil naik satu tingkat dari sebelumnya posisi 15 ke posisi 14 pada klasemen sementara menggeser Madura United yang memiliki 20 poin.

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel usai pertandingan mengatakan banyak kesalahan yang dilakukan kedua tim, bahkan timnya memulai laga dengan kurang baik setelah kebobolan pada awal pertandingan, sehingga butuh beberapa menit untuk kembali menjadi diri sendiri dan berusaha bangkit.

Laskar Mataram sebenarnya sempat berada dalam posisi yang cukup baik, ungkap Jean-Paul van Gastel, yakni setelah berbalik unggul 2-1, namun timnya gagal memanfaatkan momentum untuk menambah gol sebelum turun minum. 

"Kami sempat unggul 2-1, kami lupa mencetak gol ketiga sebelum babak pertama berakhir dan babsk kedua kami kalah karena set piece," imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih Mario Lemos mengakui timnya sempat kesulitan mengontrol permainan pada babak pertama, terutama menghadapi kecepatan Abiyoso di sisi kiri. 

"Kami kalah kontrol di babak pertama. Abiyoso sangat bagus di babak pertama dan kami cukup kesulitan menghadapinya," katanya.

Namun  mengatasi hal tersebut, lanjut Mario Lemos, setelah melakukan perubahan pada babak kedua dengan memasukkan pemain yang memiliki kecepatan untuk mengimbangi Abiyoso yakni Abrizal Umanailo dipasang sebagai bek kanan dan diminta berani meladeni lari Abiyoso, bek tengah diminta lebih keluar menutup jalur pintas Abiyoso hingga lebih efektif dan mampu mencetak gol penyeimbang. 

"Kami bahkan sempat unggul 2-3 sebelum akhirnya gol ketiga dianulir wasit dan berakhir imbang, kami syukuri hasil ini meskipun hanya berhasil membawa pulang 1 poin tambaha," ujar Mario Lemos.

Belum Aman 

Meskipun sudah naik satu tingkat setelah berhasil menahan imbang PSIM Yogyakarta pada laga lanjutan BRI Super League, bagi Persijap Jepara hingga pekan ke-25 belum aman dari zona merah, karena secara keseluruhan 34 laga masih menyisakan 9 pertandingan lagi pada musim kompetisi tahun ini.

Tidak hanya Laskar Kalinyamat yang baru mengantongi 21 poin berada pada posisi belum aman, 4 tim lainnya yang berada di bawahnya juga harus berjuang keluar dari papan bawah untuk keluar dari zona merah yakni Madura United 20 poin, Sementara Padang 20 poin, PSBS Biak 18 poin dan Persis Solo 17 poin.

Dengan komposisi klasemen sementara Liga Superleague ini, 5 tim ternasuk satu tim diatasnya, PSM Makassar yang kini mengantongi 24 poin juga belum aman dari bayang-bayang degradasi, sehingga masih harus berjuang pada laga selanjutnya, hal ini mengingat masih ada 9 pertandingan yang dapat merubah situasi.

Usai liburan lebaran mendatang Liga Superleague kembali akan bergulir untuk menuntaskan sisa kompetisi di musim ini, meskipun dalam sepakbola semua serba mungkin, namun perjuangan keras dan peningkatan performa 6  tim berada di papan bawah klasmen menjadi penentu akhir agar apakah tetap bertahan atau turun kasta. (AS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya