Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Persijap Jepara vs Persis Solo Tanpa Gol, Kedua Klub Rawan Degradasi

Akhmad Safuan
06/3/2026 06:30
Persijap Jepara vs Persis Solo Tanpa Gol, Kedua Klub Rawan Degradasi
Pertandingan Persijap Jepara vs Persis Solo berlangsung imbang 0-0(MI/Akhmad Safuan)

LAGA lanjutan memasuki pekan ke-24 Persijap Jepara vs Persis Solo digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Kamis (5/3) malam berakhir imbang tanpa gol. Dengan demikian, baik Laskar Kalinyamat maupun Laskar Sambernyawa masih berada di posisi rawan degradasi.

Partai derbi dua kesebelasan BRI Super League yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Kamis (5/3) malam antara tuan rumah Persijap Jepara vs Persis Solo berlangsung cukup keras. Baik Laskar Kalinyamat (julukan Persijap) maupun Laskar Sambernyawa (julukan Persis) sama-sama ngotot untuk menang untuk keluar dari zona degradasi.

Permainan keras tuan rumah pada menit ke-78 berimbas pada pemberian kartu merah kepada Rubio (Persijap Jepara) setelah sebelumnya ia mendapat kartu kuning pada menit ke-61. Demikian juga Wahyudi Hamisi yang mendapatkan kartu kuning usai melanggar Zanandin gelandang Persis Solo.

Meskipun sejak menit pertama, Persijap Jepara terus melakukan tekanan terhadap tim tamu Persis Solo, namun barisa pertahanan Laskar Sambernyawa yang cukup kuat membuat gawang sulit dibobol. Hingga pertandingan usai dua kesebelasan dari Jawa Tengah harus berbagi poin tanpa gol.

Klasemen Sementara

Dengan hasil pertandingan 0-0 ini, baik Laskar Kalinyamat maupun Laskar Sambernyawa masih berada di papan bawah di posisi rawan degradasi. Persijap Jepara turun di posisi 15 dengan mengoleksi 20 poin dengan 5 kali menang, 5 kali seri dan 14 kali kalah.

Sedangkan Persis Solo berada di posisi 17 mengantongi 17 poin dengan 3 kali menang, 8 kali seri dan 13 kali kalah.

Bentrok di Luar Stadion

Bahkan laga Persijap Jepara vs Persis Solo tidak hanya berlangsung panas di lapangan, tetapi tensi tinggi juga terasa di suporter kedua tim yang berseberangan. Saling ejek terjadi pada saat laga memasuki menit ke-80 hingga saling lempar botol air minuman. Sejumlah petasan melayang dan terdengar hingga beberapa kali.

Kericuhan tidak hanya di dalam stadion dengan rusaknya sejumlah fasilitas, tetapi juga berlangsung di luar stadion setelah pertandingan selesai. Bentrok antarsuporter mengakibatkan kerusakan sejumlah kendaraan dan aparat kepolisian bekerja keras untuk memisahkan.

Pada pertandingan berikutnya dijadwalkan pada Rabu (11/3) malam, Persijap Jepara akan dijamu PSIM Yogyakarta yang berada di papan tengah dengan mengoleksi 37 poin setelah ditahan imbang Semen Padang.

Sedangkan Persis Solo akan menghadapi Bali United Kamis (12/3) yang telah mengantongi 30 poin dari 23 pertandingan yang dilakoni.

Meskipun target untuk memenangi laga, Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengaku tetap bangga dengan integritas dan perjuangan para pemain di lapangan, karena berhasil mengimbangi permainan tuan rumah Persijap Jepara yang didukung oleh ribuan suporter.

"Skema permainan yang disiapkan telah dijalankan dengan baik oleh para pemain di setiap lini, kita tahu ini pertandingan tidak mudah," ujar Milomir Seslija usai pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Kamis (5/3) malam.

Sementara itu, Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos yang sebelumnya yakin timnya dapat memenangi pertandingan dan meraih 3 poin tidak banyak berkomentar dengan hasil imbang menghadapi tim tamu Persis Solo ini. "Para pemain telah berjuang keras, hasil ini  posisi Persijap Jepara masih belum aman," kayanya. (AS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya