Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Liverpool vs Galatasaray : Arne Slot Sesali Penyelesaian Akhir Ceroboh di Liga Champions

Khoerun Nadif Rahmat
11/3/2026 14:03
Liverpool vs Galatasaray : Arne Slot Sesali Penyelesaian Akhir Ceroboh di Liga Champions
pelatih Liverpool Arne Slot (kanan)(Instagram/@arnslt)

KALAH tipis 0-1 dalam laga Liverpool vs Galatasaray pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB, menyisakan kekecewaan mendalam bagi manajer Liverpool, Arne Slot.

Bertanding di Rams Stadium, Istanbul, The Reds harus mengakui keunggulan tuan rumah akibat gol tunggal sundulan Mario Lemina di awal babak pertama.

Liverpool sebenarnya mengawali laga dengan intensitas tinggi, namun kegagalan mengonversi peluang menjadi kendala utama. Slot menyoroti penyelesaian akhir skuadnya yang dianggap ceroboh, terutama saat Florian Wirtz gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang yang sudah terbuka lebar.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Kami memiliki tiga atau juga empat momen hebat. Momen terbesar adalah ketika Florian (Wirtz) berada di depan gawang yang hampir kosong, tetapi dia tidak bisa menyelesaikan bola itu," ujar Slot dikutip dari AFP.

Sebaliknya, Galatasaray tampil klinis. Melalui serangan pertama yang membuahkan sepak pojok, raksasa Turki itu berhasil mencuri keunggulan. Slot pun memuji daya juang lawan yang tampil seolah-olah setiap peluang adalah kesempatan terakhir dalam hidup mereka.

Hal itu menurutnya menjadi pelajaran berharga bagi Virgil van Dijk dan kawan-kawan yang terkadang terlalu santai karena merasa akan mendapatkan banyak peluang lainnya.

Memasuki babak kedua, Liverpool sempat mencetak gol melalui Ibrahima Konate, namun dianulir wasit Jesus Gil Manzano karena dianggap terjadi handball. Keputusan ini, ditambah dengan performa Mohamed Salah yang tidak maksimal hingga ditarik keluar pada menit ke-60, semakin memperkeruh situasi tim tamu.

Slot tidak menyembunyikan kekesalannya terhadap kepemimpinan wasit dan VAR. Ia menilai ada tarikan pada kaus Van Dijk saat proses terjadinya kemelut di kotak penalti yang seharusnya berbuah penalti bagi Liverpool. Manajer asal Belanda itu menyindir bahwa atmosfer panas di stadion mungkin memengaruhi objektivitas sang pengadil.

"Sangat mengejutkan itu bukan penalti, karena dalam semua insiden lain ketika dia merasa melihat sesuatu saat kami melakukan pelanggaran, dia sangat cepat meniup peluit dan memberikan tendangan bebas kepada Galatasaray," cetus Slot.

Arne Slot juga merasa heran karena standar pelanggaran di Liga Champions biasanya lebih ketat dibandingkan Liga Inggris. Dengan posisi Liverpool yang masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Primer, Liga Champions menjadi harapan terakhir Liverpool untuk menyelamatkan musim yang turbulen ini. Namun, kekalahan di Istanbul menjadi pengingat keras bahwa performa yang tidak konsisten bisa mengakhiri ambisi mereka lebih cepat. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya