Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Port Vale vs Sunderland, The Black Cats Disingkirkan Klub Divisi III dari Piala FA

Basuki Eka Purnama
09/3/2026 04:42
Port Vale vs Sunderland, The Black Cats Disingkirkan Klub Divisi III dari Piala FA
Pemain Port Vale Ben Waine melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Sunderland di laga Piala FA.(X @OfficialPVFC)

PORT Vale mencatatkan sejarah besar di putaran kelima Piala FA 2026. Tim yang saat ini menghuni dasar klasemen League One (Divisi III Inggris) tersebut berhasil menyingkirkan klub Liga Primer Inggris, Sunderland, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Vale Park, Minggu (8/3). Kemenangan ini memastikan langkah Port Vale ke babak perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954.

Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak oleh penyerang Ben Waine pada menit ke-28. 

Berawal dari situasi sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang Sunderland. Dajaune Brown melepaskan tembakan yang tidak sempurna, namun bola justru mengarah tepat ke Ben Waine yang dengan sigap menyundul bola melewati kiper Sunderland, Melker Ellborg.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit pertama dibunyikan, Sunderland sebenarnya tampil menekan. Namun, koordinasi lini belakang mereka sempat goyah di awal laga. Sebuah insiden unik terjadi saat Luke O'Nien mengirimkan operan balik yang terlalu tinggi, memaksa kiper Ellborg menghalau bola dengan sundulan agar tidak masuk ke gawang sendiri.

Sunderland nyaris menyamakan kedudukan melalui peluang dari Daniel Ballard dan Nilson Angulo. Namun, penampilan gemilang kiper Port Vale, Joe Gauci, serta disiplinnya barisan pertahanan tuan rumah membuat setiap serangan tim tamu mentah.

Pertandingan juga diwarnai drama VAR ketika kiper Ellborg melakukan pelanggaran terhadap George Hall di luar kotak penalti. 

Meski sempat ditinjau karena potensi kartu merah, wasit akhirnya memutuskan Ellborg tetap berada di lapangan. Hingga babak kedua berakhir, Sunderland gagal memecah kebuntuan meski unggul dalam penguasaan bola.

Makna Kemenangan

Kemenangan ini bak kisah pembunuh raksasa yang klasik di Piala FA. Port Vale, yang secara peringkat berada 57 posisi di bawah Sunderland dalam piramida sepak bola Inggris, mampu membuktikan bahwa determinasi di lapangan bisa mengalahkan perbedaan kasta.

Manajer Port Vale, Darren Moore, memuji semangat juang anak asuhnya. Ia menekankan bahwa fokus dan ketenangan menjadi kunci utama dalam meredam agresivitas pemain lawan. 

Kemenangan ini juga menjadi penawar dahaga bagi para pendukung setia di Vale Park setelah puluhan tahun menanti tim mereka kembali ke jajaran delapan besar kompetisi tertua di dunia tersebut.

Dengan hasil ini, Port Vale resmi bergabung dengan klub-klub raksasa seperti Manchester City, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea di babak perempat final Piala FA. 

Undian babak selanjutnya Piala FA akan segera dilaksanakan untuk menentukan lawan bagi sang kuda hitam ini dalam memperebutkan tiket ke semifinal di Stadion Wembley. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya