Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Penyebab Liverpool Kalah: Penyakit Menit Akhir Kumat

Dhika Kusuma Winata
04/3/2026 17:05
Penyebab Liverpool Kalah: Penyakit Menit Akhir Kumat
Pelatih Liverpool Arne Slot.(Dok. AFP/Cruciatti)

KEBOBOLAN di penghujung laga kembali menjadi petaka bagi Liverpool. Takluk 1-2 dari Wolverhampton Wanderers yang menghuni dasar klasemen Liga Primer Inggris, Rabu (4/3), mempertegas rapuhnya the Reds dalam menjaga konsentrasi hingga peluit akhir.

Pelatih Liverpool Arne Slot mengakui timnya harus segera menemukan solusi atas kebiasaan buruk tersebut jika ingin menyelamatkan musim yang kian menjauh dari harapan.

Liverpool sempat tertinggal oleh gol Rodrigo Gomes pada menit ke-78 di Molineux. Mohamed Salah lalu menyamakan kedudukan dan sempat memberi harapan membawa pulang satu poin. Namun, skenario lama terulang. Sepakan Andre pada masa tambahan waktu yang berbelok arah membuat kiper Alisson Becker mati langkah.

Musim ini, Liverpool sudah lima kali kalah akibat gol pada menit ke-90 di liga. Itu menjadi catatan terburuk dalam satu musim sepanjang sejarah kompetisi itu. Slot menilai hasil tersebut sulit diterima, terutama karena secara peluang timnya tidak sepenuhnya tertekan.

“Kami hampir tidak memberi mereka peluang. Kami memang tidak menciptakan banyak kesempatan, tetapi tetap lebih banyak dari mereka. Namun hasilnya lagi-lagi kalah 2-1,” ujar Slot.

“Kami terlalu sering kalah dan kehilangan poin. Apakah kami kembali kebobolan di masa tambahan waktu? Tiga kekalahan kami dalam 22 pertandingan terakhir semuanya terjadi di masa tambahan waktu,” katanya.

Menurut Slot, persoalan Liverpool bukan hanya di lini belakang tetapi juga penyelesaian akhir yang tumpul dan pengambilan keputusan yang kurang tepat.

“Hasil yang buruk, babak pertama jauh dari kata baik, babak kedua lebih baik. Di babak kedua ada sedikit urgensi, kami semakin dekat mencetak gol, lalu justru kebobolan saat pertama kali mereka masuk ke sekitar kotak penalti kami,” ujarnya.

“Kami langsung membalas, pertama bola mengenai tiang, lalu lewat Mo, kemudian dua kali hampir mencetak gol kemenangan. Pada akhirnya, kami kebobolan lewat tembakan yang berbelok arah, yang sebenarnya bahkan bukan peluang bersih,” lanjutnya.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Liverpool dalam lima laga terakhir di semua kompetisi dan membuka peluang bagi Chelsea untuk menyalip di klasemen Liga Primer Inggris. (AFP/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya