Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Kisah Dick Advocaat: Bawa Negara Terkecil Lolos Piala Dunia Lalu Mengundurkan Diri

Akmal Fauzi
24/2/2026 15:36
Kisah Dick Advocaat: Bawa Negara Terkecil Lolos Piala Dunia Lalu Mengundurkan Diri
Dick Advocaat(AFP/KARIM JAAFAR)

KABAR mengejutkan datang dari tim nasional Curacao. Sang pelatih legendaris, Dick Advocaat, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (23/2). Keputusan ini diambil hanya empat bulan sebelum putaran final Piala Dunia 2026 dimulai.

Alasan Keluarga Jadi Prioritas

Melansir laporan FIFA pada Selasa, pelatih berusia 78 tahun tersebut memutuskan mundur karena alasan pribadi yang mendesak. Advocaat menyatakan harus mencurahkan perhatian penuh bagi putrinya yang tengah mengalami masalah kesehatan.

"Saya selalu mengatakan keluarga berada di atas sepak bola. Jadi ini keputusan yang sudah seharusnya. Saya akan sangat merindukan Curacao, masyarakatnya, dan para kolega saya," ungkap Advocaat dengan penuh haru.

Mencetak Sejarah: Negara Terkecil di Piala Dunia

Meski hanya melatih sejak Januari 2024 (dalam 19 pertandingan), Advocaat telah menorehkan tinta emas. Ia berhasil membawa Curacao lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Hebatnya lagi, Curacao mencatatkan rekor sebagai negara dengan jumlah penduduk terkecil (sekitar 150 ribu jiwa) yang pernah tampil di ajang sepak bola terbesar sejagat tersebut. Selama masa kualifikasi, Skuad asuhan Advocaat tampil luar biasa tanpa tersentuh kekalahan.

"Membawa negara terkecil di dunia lolos ke Piala Dunia adalah salah satu titik penting karier saya. Saya bangga dengan para pemain, staf, dan anggota federasi yang selalu memercayai kami," tambahnya.

Fred Rutten Jadi Suksesor

Sebagai pengganti, Federasi Sepak Bola Curacao bergerak cepat dengan menunjuk pelatih asal Belanda lainnya, Fred Rutten. Pelatih berusia 63 tahun ini memiliki rekam jejak panjang di klub-klub besar seperti FC Twente, PSV Eindhoven, Feyenoord, hingga Anderlecht.

Rutten memberikan penghormatan tinggi kepada pendahulunya tersebut.

"Ini periode yang sulit bagi Dick. Saya berharap dia dan keluarganya diberikan kekuatan. Dick adalah ikon sepak bola. Sebuah kehormatan melanjutkan pekerjaannya," tutur Rutten.

Tantangan Berat di Grup E

Piala Dunia 2026 akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Curacao tergabung dalam Grup E bersama raksasa sepak bola dunia:

  • Jerman
  • Pantai Gading
  • Ekuador

Pertandingan bersejarah pertama mereka dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni melawan Jerman di Houston, Amerika Serikat. Presiden Federasi Sepak Bola Curacao, Gilbert Martina, menegaskan bahwa warisan Advocaat akan selalu dikenang. "Dick sudah membuat sejarah. Curacao akan selalu berterima kasih kepadanya," tutup Martina.

(Ant/P-4_



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya