Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG Real Madrid, Vinicius Junior, diduga kembali menjadi korban pelecehan rasial yang memilukan dalam laga babak play-off Liga Champions melawan Benfica. Berbeda dari insiden-insiden sebelumnya yang biasanya melibatkan penonton, kali ini tindakan rasisme tersebut diduga datang dari salah satu pemain lawan di atas lapangan.
Pertandingan di Estadio da Luz ini sebenarnya diawali dengan momen gemilang bagi Vinicius. Pemain asal Brasil itu membuka keunggulan hanya lima menit setelah jeda babak pertama lewat sepakan spektakuler ke pojok atas gawang. Namun, perayaan gol yang dianggap berlebihan membuat wasit Francois Letexier menghadiahi Vinicius kartu kuning. Sayangnya, ketegangan tidak berakhir di sana.
Saat para pemain kembali ke lingkaran tengah untuk melakukan kick-off, terjadi adu mulut antara Vinicius dan pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Dalam situasi tersebut, Prestianni terlihat menutupi mulut dengan jerseynya dan membisikkan sesuatu kepada Vinicius.
Sesaat kemudian, Vinicius langsung berlari ke arah wasit Letexier untuk melaporkan ucapan tersebut. Saat memberikan laporan, Vinicius terlihat menyebut kata "monyet" (mono) kepada sang pengadil. Merespons laporan serius tersebut, wasit Letexier segera mengaktifkan protokol anti-rasisme resmi UEFA.
Buntut dari insiden tersebut membuat suasana pertandingan menjadi kacau. Laga sempat terhenti selama sekitar 10 menit. Vinicius terlihat berdiskusi dengan manajernya, Alvaro Arbeloa, dan pelatih Benfica, Jose Mourinho, sebelum akhirnya memutuskan untuk duduk di bangku cadangan selama beberapa menit.
Di tengah ketegangan tersebut, salah satu anggota staf Benfica dijatuhi kartu merah oleh wasit. Setelah jeda panjang, Vinicius dan rekan-rekan setimnya di Real Madrid akhirnya bersedia kembali ke lapangan untuk melanjutkan pertandingan, sementara Prestianni tetap berada dalam permainan.
Pasca-pertandingan, Alvaro Arbeloa maupun para pemain Real Madrid lainnya belum mengonfirmasi secara spesifik kata-kata yang dilaporkan Vinicius. Meski demikian, mereka mendesak adanya tindakan tegas terhadap Prestianni.
Di pihak lawan, Jose Mourinho menyatakan bahwa Gianluca Prestianni membantah klaim yang dilontarkan oleh Vinicius. Hingga saat ini, otoritas sepak bola diharapkan segera melakukan investigasi mendalam untuk membuktikan kebenaran tuduhan yang menodai kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut. (Football-Espana/Z-2)
Buntut kasus rasisme Prestianni-Vinicius, Presiden FIFA Gianni Infantino usulkan aturan tegas. Pemain yang menutup mulut saat konfrontasi harus diusir keluar lapangan.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Hasil Real Madrid vs Benfica berakhir 2-1 (Agregat 3-1). Vinicius Jr dan Tchouameni kirim pesan anti-rasisme kuat di Santiago Bernabeu. Simak laporannya!
Vinicius Junior mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Benfica di laga leg kedua playoff Liga Champions, 10 menit sebelum laga usai.
Real Madrid menjamu Benfica di leg 2 playoff Liga Champions 2026. Los Blancos unggul agregat 1-0. Simak prediksi, susunan pemain, dan jadwal lengkapnya.
Gianluca Prestianni ikut berlatih bersama rekan setimnya di Madrid, Selasa (24/2), meskipun saat ini ia tengah menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan dari UEFA.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Kylian Mbappe mengonfirmasi dugaan pelecehan rasis yang dilakukan pemain Benfica, Prestianni, kepada Vinicius Jr. Mbappe mendesak UEFA ambil tindakan tegas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved