Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Real Madrid vs Benfica: Wasit Aktifkan Protokol Anti-Rasisme usai Vinicius Jr Tuding Pemain Benfica Lakukan Pelecehan

Thalatie K Yani
18/2/2026 07:00
Real Madrid vs Benfica: Wasit Aktifkan Protokol Anti-Rasisme usai Vinicius Jr Tuding Pemain Benfica Lakukan Pelecehan
Vinicius Junior kembali menjadi korban dugaan rasisme saat Real Madrid menghadapi Benfica. Kali ini, pelaku diduga merupakan pemain lawan di lapangan.(Real Madrid)

BINTANG Real Madrid, Vinicius Junior, diduga kembali menjadi korban pelecehan rasial yang memilukan dalam laga babak play-off Liga Champions melawan Benfica. Berbeda dari insiden-insiden sebelumnya yang biasanya melibatkan penonton, kali ini tindakan rasisme tersebut diduga datang dari salah satu pemain lawan di atas lapangan.

Pertandingan di Estadio da Luz ini sebenarnya diawali dengan momen gemilang bagi Vinicius. Pemain asal Brasil itu membuka keunggulan hanya lima menit setelah jeda babak pertama lewat sepakan spektakuler ke pojok atas gawang. Namun, perayaan gol yang dianggap berlebihan membuat wasit Francois Letexier menghadiahi Vinicius kartu kuning. Sayangnya, ketegangan tidak berakhir di sana.

Wasit Aktifkan Protokol Anti-Rasisme

Saat para pemain kembali ke lingkaran tengah untuk melakukan kick-off, terjadi adu mulut antara Vinicius dan pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Dalam situasi tersebut, Prestianni terlihat menutupi mulut dengan jerseynya dan membisikkan sesuatu kepada Vinicius.

Sesaat kemudian, Vinicius langsung berlari ke arah wasit Letexier untuk melaporkan ucapan tersebut. Saat memberikan laporan, Vinicius terlihat menyebut kata "monyet" (mono) kepada sang pengadil. Merespons laporan serius tersebut, wasit Letexier segera mengaktifkan protokol anti-rasisme resmi UEFA.

Pertandingan Terhenti 10 Menit

Buntut dari insiden tersebut membuat suasana pertandingan menjadi kacau. Laga sempat terhenti selama sekitar 10 menit. Vinicius terlihat berdiskusi dengan manajernya, Alvaro Arbeloa, dan pelatih Benfica, Jose Mourinho, sebelum akhirnya memutuskan untuk duduk di bangku cadangan selama beberapa menit.

Di tengah ketegangan tersebut, salah satu anggota staf Benfica dijatuhi kartu merah oleh wasit. Setelah jeda panjang, Vinicius dan rekan-rekan setimnya di Real Madrid akhirnya bersedia kembali ke lapangan untuk melanjutkan pertandingan, sementara Prestianni tetap berada dalam permainan.

Respons dari Kedua Kubu

Pasca-pertandingan, Alvaro Arbeloa maupun para pemain Real Madrid lainnya belum mengonfirmasi secara spesifik kata-kata yang dilaporkan Vinicius. Meski demikian, mereka mendesak adanya tindakan tegas terhadap Prestianni.

Di pihak lawan, Jose Mourinho menyatakan bahwa Gianluca Prestianni membantah klaim yang dilontarkan oleh Vinicius. Hingga saat ini, otoritas sepak bola diharapkan segera melakukan investigasi mendalam untuk membuktikan kebenaran tuduhan yang menodai kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut. (Football-Espana/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya