Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Galatasaray vs Juventus, Pierre Kalulu: Jangan Berlindung di Balik Alasan Lelah!

Thalatie K Yani
18/2/2026 04:58
Galatasaray vs Juventus, Pierre Kalulu: Jangan Berlindung di Balik Alasan Lelah!
Bek Juventus Pierre Kalulu bicara blak-blakan usai kekalahan memilukan dari Galatasaray. Ia menuntut tim bangkit dan menanggapi permintaan maaf bintang Inter, Bastoni.(Juventus)

BEK Juventus, Pierre Kalulu, menegaskan bahwa timnya tidak boleh mencari pembenaran atau "bersembunyi di balik alibi" menyusul kekalahan memalukan 2-5 dari Galatasaray pada leg pertama play-off Liga Champions. Sempat unggul di babak pertama, performa Bianconeri justru runtuh secara drastis setelah jeda.

Dua gol dari Teun Koopmeiners sebenarnya sempat membawa Juventus membalikkan keadaan menjadi 2-1 saat turun minum. Namun, keadaan berbalik menjadi 3-2 sebelum kartu merah Juan Cabal memperparah situasi. Bermain dengan 10 orang, pertahanan Juve kocar-kacir hingga kebobolan lima gol.

Menolak Alibi Kelelahan

Kekalahan ini terjadi di tengah jadwal padat Juventus dan absennya sejumlah pilar seperti Dusan Vlahovic dan Gleison Bremer yang cedera di tengah laga. Meski demikian, Kalulu menolak menjadikan faktor kelelahan sebagai kambing hitam.

"Gol terus berdatangan dari kesalahan kami sendiri, tetapi hal yang paling sulit untuk diterima adalah performa babak kedua secara keseluruhan," ujar Kalulu kepada Sky Sport Italia. "Bahkan dengan kartu merah, kami tidak seharusnya membiarkan begitu banyak peluang tercipta. Kami harus mencari tahu apa yang terjadi malam ini, tetapi ini sudah berlalu dan dalam sepak bola Anda harus bisa segera beralih ke pertandingan berikutnya."

Saat ditanya apakah jadwal padat dan absennya pemain kunci menjadi penyebab kapitulasi tim, Kalulu menjawab dengan tegas. "Tidak, Anda tidak bisa bersembunyi di balik kelelahan saat menghadapi pertandingan Liga Champions. Memang begitulah kenyataannya hari ini... kami harus menegakkan kepala dan tampil lebih baik di masa depan."

Respons Terhadap Skandal Bastoni

Selain soal kekalahan di Turki, Kalulu juga disorot menyusul insiden kartu merah kontroversialnya saat melawan Inter Milan di Serie A pekan lalu. Kartu merah tersebut bermula dari simulasi bek Inter, Alessandro Bastoni, yang baru-baru ini secara publik meminta maaf karena melebih-lebihkan kontak dan merayakan pengusiran Kalulu secara berlebihan.

Menanggapi permintaan maaf Bastoni, Kalulu memilih untuk tetap tenang dan fokus pada kinerjanya di lapangan.

"Jelas, saya sangat kesal setelah kejadian itu, tetapi lebih baik tidak terlalu banyak bicara, karena terkadang itu tidak membantu. Saya hanya harus fokus di lapangan," ungkapnya.

Mengenai pernyataan maaf Bastoni secara spesifik, Kalulu mengaku belum membacanya secara detail. "Saya tidak melihat apa yang dia katakan. Pertandingan itu sudah berlalu sekarang, kita harus menatap masa depan dan tidak memikirkannya lagi. Yang ingin saya katakan adalah, itu sangat disayangkan."

Juventus kini harus segera memulihkan mental sebelum melakoni misi nyaris mustahil di leg kedua pada 25 Februari mendatang di Turin. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya