Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH kepala Galatasaray, Okan Buruk, menyambut antusias kemenangan fantastis 5-2 timnya atas Juventus pada leg pertama play-off Liga Champions. Meski meraih hasil yang sangat menguntungkan, Buruk memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya agar tetap menjaga konsentrasi dan tidak terlena menjelang leg kedua.
Galatasaray sempat tertinggal 1-2 di babak pertama, namun bangkit secara luar biasa di paruh kedua untuk memberondong gawang raksasa Italia tersebut dengan empat gol tambahan.
Usai pertandingan, Okan Buruk menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosional tim. Baginya, kemenangan ini adalah sejarah besar, namun pekerjaan mereka belumlah usai.
“Pertama-tama, kami sangat bahagia. Kami meraih kemenangan yang sangat penting, tetapi ini adalah malam di mana kami harus tetap membumi,” ujar Buruk. “Untuk memahkotai hasil ini, kami perlu memainkan pertandingan kedua dengan keinginan, konsentrasi, dan antusiasme yang sama.”
Buruk juga memuji peran suporter di stadion yang dianggapnya sebagai pemain ke-12 yang memberikan energi tanpa henti sepanjang laga. “Kami berlari bersama, menyerang bersama, bertahan bersama. Saya rasa ini adalah malam yang penting bagi para pemain saya, bagi saya, dan bagi sejarah Galatasaray.”
Saat jeda babak pertama dalam kondisi tertinggal, Buruk mengaku tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Ia menilai gol-gol Juventus di babak pertama hanyalah hasil dari transisi cepat dan sedikit ketidakberuntungan. Di ruang ganti, ia meminta timnya untuk tetap tenang.
“Saya memberi tahu pemain saya untuk tetap tenang dan jika kami terus bermain seperti ini, kami akan menang. Kepercayaan diri kami meningkat dengan gol cepat yang kami cetak di awal babak kedua, dan kemudian gol ketiga tercipta. Setelah lawan bermain dengan 10 orang, kami terus memainkan permainan dengan benar dan menambah skor,” jelas sang pelatih.
Di tengah jadwal yang sangat padat, Buruk merasa beruntung memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Masuknya pemain baru di bursa transfer musim dingin dan kembalinya pemain dari cedera memberikan kekuatan rotasi yang krusial.
Hal yang paling membanggakan bagi Buruk adalah kegigihan timnya untuk terus mencari gol tanpa peduli berapa skor yang sudah terpampang di papan skor. "Tahun-tahun sebelumnya, kami memiliki pertandingan di Eropa di mana kami tidak bisa memanfaatkan keunggulan melawan 10 orang. Kali ini, kami melakukan hal yang sebaliknya dan menunjukkan reaksi yang tepat."
Kini, fokus Galatasaray akan beralih sejenak ke kompetisi liga melawan Konyaspor, sebelum terbang ke Turin untuk menuntaskan misi lolos ke babak selanjutnya di kasta tertinggi Eropa tersebut. (Galatasaray/Z-2)
PELATIH Juventus Luciano Spalletti dan pemain Teun Koopmeiners berbicara kepada media setelah pertandingan Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus.
Pelatih Galatasaray Okan Buruk menyebut kemenangan telak atas Juventus pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions sebagai momen bersejarah bagi timnya.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Bek Juventus Pierre Kalulu bicara blak-blakan usai kekalahan memilukan dari Galatasaray. Ia menuntut tim bangkit dan menanggapi permintaan maaf bintang Inter, Bastoni.
Galatasaray tampil perkasa saat melibas Juventus. Noa Lang cetak brace, sementara Sacha Boey dan Baris Alper Yilmaz puji taktik jitu pelatih Okan Buruk.
PSG dijadwalkan menjamu Liverpool di Parc des Princes pada Rabu (8/4), sebelum bertandang ke Anfield untuk LAGA leg kedua pada Selasa (14/4).
JUVENTUS harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 saat laga Juventus vs Sassuolo di Stadion Allianz, di Liga Champions
STRIKER Bayern Muenchen Harry Kane menilai perubahan besar yang terjadi di klub Bavaria musim ini tak lepas dari sentuhan pelatih Vincent Kompany.
Noa Lang mengalami cedera parah pada ibu jari tangan kanannya akibat benturan keras dengan papan iklan di Stadion Anfield di laga leg kedua Liga Champions.
Pertemuan antara Real Madrid dan Bayern Munchen menjadi sorotan utama, mengingat keduanya merupakan tim dengan koleksi trofi terbanyak yang tersisa di kompetisi ini.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, mengungkapkan bahwa faktor utama di balik keruntuhan timnya adalah kondisi fisik sang penyerang andalan, Victor Osimhen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved