Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Juventus, Luciano Spalletti, meminta anak asuhnya untuk tidak takut menghadapi tekanan setelah timnya berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Lazio. Sempat tertinggal dua gol, Si Nyonya Tua menunjukkan karakter kuat untuk bangkit dan mengamankan satu poin di Allianz Stadium.
Juventus sempat terancam mengulangi mimpi buruk kekalahan 0-3 dari Atalanta di Coppa Italia tengah pekan lalu. Meski mendominasi laga dengan 33 tembakan, gawang mereka justru bobol dua kali lewat aksi Pedro dan Gustav Isaksen. Namun, sundulan Weston McKennie dan gol telat Pierre Kalulu berhasil menyelamatkan muka tuan rumah di penghujung laga.
Menanggapi banyaknya kesalahan individu yang berujung gol lawan musim ini, Spalletti justru pasang badan untuk para pemainnya. Menurutnya, kesalahan adalah risiko dari gaya main agresif yang ia tuntut.
"Ini mungkin kesalahan dari tuntutan yang kami berikan kepada para pemain," ujar Spalletti kepada DAZN Italia. "Saya meminta mereka untuk segera memainkan setiap bola yang berhasil direbut, bukan membuangnya. Kami harus mencoba keluar dari tekanan dengan cara kami sendiri dan menambah kualitas pada sepak bola kami."
Terkait kesalahan Manuel Locatelli yang berujung gol pertama Lazio, Spalletti menegaskan hal itu tidak mengubah pandangannya. "Kesalahan bisa terjadi. Locatelli adalah salah satu pemain terbaik kami musim ini, jadi kehilangan bola sekali tidak merusak segalanya. Itulah sepak bola."
Spalletti menyoroti reaksi timnya saat tertinggal dua gol. Ia memuji semangat juang anak asuhnya, namun memberikan catatan penting soal ketenangan di lapangan.
"Apa yang harus kami bangun adalah reaksi tim dan performa secara keseluruhan. Saat tempo meningkat dan kami berjuang bangkit dari ketertinggalan dua gol, kita tidak boleh membiarkannya menjadi panik. Kita perlu mempercepat keadaan, tapi jangan kacau. Hari ini kami masih terlalu panik dalam situasi yang seharusnya bisa dikembangkan lebih baik."
Bagi Spalletti, meningkatkan tempo permainan bukan berarti membiarkan kekacauan terjadi di dalam lapangan.
Filosofi Spalletti menekankan bahwa momen tersulit adalah ujian sebenarnya bagi seorang atlet top. Ia ingin para pemain Juventus belajar menikmati situasi ketika rencana tidak berjalan mulus.
"Kita harus hidup di dalam tekanan, itulah kegembiraan sepak bola. Saat Anda harus membalikkan skor 2-0 di awal babak kedua, padahal itu bukan rencana kita sama sekali. Di situlah Anda menguji diri sendiri dan melihat apakah Anda mampu menangani ketegangan di level atas," tegasnya.
Spalletti menutup dengan keyakinan bahwa karakter tim terlihat saat segala sesuatunya berjalan salah namun pemain tetap memiliki kepala dingin untuk membuat keputusan. "Tim ini membalikkan situasi yang sangat sulit dan memberikan performa hebat, jadi kami melangkah maju dengan perasaan tenang."
Laga ini juga diwarnai insiden unik saat jeda, di mana Francisco Conceicao yang semula disiapkan untuk masuk justru mengalami cedera saat pemanasan, memaksa Edon Zhegrova untuk masuk tanpa persiapan matang. (football-Italia/Z-2)
Pelatih Lazio Maurizio Sarri angkat bicara soal drama hasil imbang melawan Juventus, tentang kegagalan mengunci kemenangan hingga konflik fans.
JUVENTUS harus puas bertengger di peringkat empat klasemen Liga Italia setelah melalui laga Juventus vs Lazio dengan hasil imbang 2-2 di pekan ke-24 Liga Italia Serie A 2025/26
Juventus bangkit dari ketertinggalan dua gol saat menjamu Lazio. Simak kronologi gol Pedro, Isaksen, hingga sundulan penyelamat Pierre Kalulu di menit ke-96.
Juventus baru bisa memastikan kemenangan atas Lazio di babak kedua laga Serie A itu melalui gol bunuh diri Mario Gila, 5 menit sebelum waktu normal berakhir.
Matteo Guendouzi mengalami cedera kaki ketika membela Timnas Prancis pada jeda internasional, bulan ini.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri angkat bicara soal drama hasil imbang melawan Juventus, tentang kegagalan mengunci kemenangan hingga konflik fans.
JUVENTUS harus puas bertengger di peringkat empat klasemen Liga Italia setelah melalui laga Juventus vs Lazio dengan hasil imbang 2-2 di pekan ke-24 Liga Italia Serie A 2025/26
Inter Milan tampil perkasa dengan melibas 10 pemain Sassuolo. Lautaro Martinez menyamai rekor legenda klub, sementara Federico Dimarco cetak hat-trick assist.
Juventus bangkit dari ketertinggalan dua gol saat menjamu Lazio. Simak kronologi gol Pedro, Isaksen, hingga sundulan penyelamat Pierre Kalulu di menit ke-96.
Pelatih Paolo Vanoli dipastikan kehilangan dua pilar lini tengah, Nikola Vlasic dan Matteo Prati, akibat akumulasi kartu kuning. Absennya kedua pemain ini diprediksi akan mengganggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved