Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertarungan dua raksasa Afrika antara Mesir dan Nigeria di perebutan tempat ketiga AFCON 2025 berakhir dramatis. Setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit, Nigeria akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 melalui babak adu penalti.
Kiper Nigeria, Stanley Nwabali, menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Penampilannya yang tenang di bawah mistar gawang mencapai puncaknya saat babak adu penalti dimulai. Nwabali berhasil menepis dua tendangan pertama Mesir yang dieksekusi oleh megabintang Mohamed Salah dan Omar Marmoush.
Keberhasilan Nwabali mematahkan tendangan Salah memberikan tekanan mental yang besar bagi skuad The Pharaohs. Atas performa gemilangnya, kiper Chippa United ini dinobatkan sebagai Man of the Match.
Meski Nigeria sempat tertinggal setelah eksekutor pertamanya, Fisayo Dele-Bashiru, gagal menjalankan tugas, mental skuad asuhan Eric Chelle tidak goyah. Akor Adams, Moses Simon, dan Alex Iwobi sukses menyarangkan bola ke gawang Oufa Shobeir.
Ademola Lookman, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, menjadi penentu kemenangan. Dengan tenang, ia melepaskan tendangan yang memastikan Nigeria membawa pulang medali perunggu kesembilan mereka di ajang Piala Afrika.
| Statistik | Mesir | Nigeria |
|---|---|---|
| Skor Akhir (Penalti) | 0 (2) | 0 (4) |
| Total Tembakan | 12 | 15 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 3 | 5 |
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Penyelamatan Kiper | 5 | 3 |
Bagi Mesir, kekalahan ini menjadi antiklimaks setelah mereka tampil dominan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol, termasuk satu peluang emas Mohamed Salah di babak pertama yang berhasil diamankan lini belakang Nigeria.
Dengan hasil ini, Nigeria mempertahankan rekor 100% kemenangan setiap kali mereka tampil di babak perebutan tempat ketiga AFCON, sekaligus menjadi pelipur lara setelah kekalahan menyakitkan dari Maroko di semifinal.
Apakah menurut Anda Stanley Nwabali layak menjadi kiper terbaik turnamen AFCON 2025 setelah performa heroiknya malam ini?
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
PENCETAK gol kemenangan Senegal di final Piala Afrika (Afcon) 2026, Pape Gueye, mengungkapkan rasa ketidakadilan justru menjadi pemicu semangat timnya hingga mampu merebut gelar juara.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Mesir menjaga asa meraih gelar kedelapan AFCON usai membungkam Pantai Gading 3-2. Mohamed Salah cetak gol penentu, Pharaohs siap tantang Senegal di semifinal.
Duo maut Victor Osimhen dan Akor Adams bawa Nigeria ke semifinal AFCON 2025 usai jinakkan Aljazair. Super Eagles kini bersiap hadapi tuan rumah Maroko.
Pemerintah Senegal resmi menuntut penyelidikan internasional independen terkait dugaan korupsi di tubuh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Di tengah kekecewaan publik Senegal usai pencabutan gelar Piala Afrika, Idrissa Gueye justru menekankan bahwa ada hal yang jauh lebih berharga dibandingkan sekadar trofi juara.
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Mengenal CAF, induk organisasi sepak bola Afrika yang menyelenggarakan AFCON. Simak sejarah dan peran pentingnya dan alasan Senegal dicoret CAF, Maroko juara piala afrika
CAF melalui Dewan Banding secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika atau AFCON 2026 dan menobatkan tuan rumah Maroko juara piala afrika
Kenapa Maroko juara AFCON 2025? Simak analisis mendalam putusan CAF yang membatalkan kemenangan Senegal dan menetapkan Maroko sebagai kampiun Piala Afrika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved