Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Alasan Michael Carrick tak Bisa Jadi Pelatih Permanen Manchester United

Dhika Kusuma Winata
16/1/2026 17:35
Alasan Michael Carrick tak Bisa Jadi Pelatih Permanen Manchester United
Michael Carriek(Instagram/@carras16)

PENUNJUKKAN Michael Carrick usai pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih interim Manchester United kembali memunculkan perdebatan lama di Old Trafford. Meski berstatus legenda klub dan dipercaya menangani tim hingga akhir musim, Carrick dinilai tidak ideal untuk mengisi kursi pelatih permanen Setan Merah.

Pandangan tersebut disampaikan mantan kapten MU Gary Neville. Ia menegaskan Carrick tidak seharusnya memulai musim depan sebagai manajer permanen sekalipun mampu memberi dampak positif dalam jangka pendek.

Menurut Neville, MU membutuhkan figur yang lebih berpengalaman dan berwibawa untuk memutus siklus kegagalan setelah era Sir Alex Ferguson.

Ruben Amorim menjadi pelatih ke-10 MU setelah era Ferguson. Carrick saat ini menjalani periode keduanya sebagai pelatih sementara setelah sebelumnya MU menunjuk Darren Fletcher selaku caretaker.

Kondisi itu mencerminkan persoalan struktural MU yang telah mengalami pergantian manajer sebanyak 12 kali sejak Ferguson pensiun.

Bagi Neville, pengulangan pola ini justru memperlihatkan minimnya arah jangka panjang klub. Neville tetap memberi dukungan moral kepada Carrick yang diberi tugas membawa MU mengamankan tiket kompetisi Eropa hingga akhir musim. 

Namun, ia mengingatkan efek kebangkitan sesaat dari pelatih interim tidak boleh dijadikan dasar keputusan jangka panjang.

“Kita pernah berada di situasi ini sebelumnya. Ada Ole (Solskjaer), ada Ryan Giggs. Polanya selalu sama,” kata Neville dalam podcast Stick to Football.

Neville menilai, untuk mengembalikan daya tarik MU di mata pemain top, klub harus menunjuk pelatih dengan reputasi global. Ia menyebut nama-nama seperti Carlo Ancelotti, Thomas Tuchel, dan Mauricio Pochettino sebagai contoh sosok yang memiliki rekam jejak, mental juara, serta pengalaman mengelola klub besar.

“Untuk membuat United kembali menarik bagi pemain, dibutuhkan pelatih yang membawa keseriusan dan wibawa. Pelatih seperti Tuchel atau Ancelotti memberi jaminan itu,” ujar Neville. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya