Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
STADION Prince Moulay Abdellah di Rabat akan menjadi saksi bisu pertempuran dua kekuatan terbesar sepak bola Afrika saat tuan rumah timnas Maroko menjamu timnas Nigeria di babak semifinal Piala Afrika 2025, Kamis (15/1) dini hari WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiket final, melainkan pembuktian antara tim dengan serangan paling mematikan melawan pertahanan paling kokoh di turnamen ini.
Nigeria datang dengan status tim paling produktif setelah menyapu bersih lima kemenangan dan mencetak 14 gol. Di sisi lain, Singa Atlas Maroko hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, menjadikan mereka tim dengan pertahanan terbaik. Kehilangan gelandang kunci Azzedine Ounahi karena cedera betis menjadi ujian berat bagi pelatih Walid Regragui untuk meredam agresivitas trio lini depan Nigeria.
Sorotan utama tertuju pada Brahim Diaz. Penyerang Real Madrid ini sedang dalam performa legendaris setelah mencetak gol dalam lima laga beruntun di AFCON 2025. Jika ia mencetak gol malam ini, Diaz akan memecahkan rekor 58 tahun milik Osei Kofi (Ghana) sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam laga berturut-turut di ajang ini.
Namun, Nigeria memiliki kartu as pada diri Ademola Lookman. Pemain Atalanta ini telah terlibat dalam tujuh gol (4 gol, 3 assist) di turnamen ini. Kombinasinya dengan Victor Osimhen, yang mencetak dua gol di babak sebelumnya melawan Aljazair, akan menjadi ancaman nyata bagi kiper Maroko, Monir El Kajoui.
| Kategori | Nigeria (Super Eagles) | Maroko (Atlas Lions) |
|---|---|---|
| Rekor Turnamen | 5 Menang, 0 Kalah | 4 Menang, 1 Seri |
| Gol Dicetak | 14 Gol | 9 Gol |
| Gol Kemasukan | 2 Gol | 1 Gol |
| Pemain Kunci | Victor Osimhen & Lookman | Brahim Diaz & Hakimi |
| H2H Keseluruhan | 3 Menang | 6 Menang (2 Seri) |
Nigeria: Pelatih Jose Peseiro diprediksi tetap menggunakan formasi menyerang. Stanley Nwabali tetap di bawah mistar, dikawal Wilfred Ndidi di lini tengah yang akan menjadi penyeimbang serangan.
Maroko: Tanpa Ounahi, Regragui kemungkinan besar akan memasukkan Ismael Saibari untuk menemani Sofyan Amrabat. Dukungan 68.000 penonton di Rabat akan menjadi pemain ke-12 yang sangat krusial bagi tuan rumah.
Wasit: Daniel Nii Ayi Laryea (Ghana) telah ditunjuk oleh CAF untuk memimpin laga tensi tinggi ini.
Laga ini akan ditentukan oleh detail kecil. Jika Nigeria mampu mencetak gol cepat, mental tuan rumah akan diuji. Namun, jika Maroko mampu meredam Osimhen dalam 30 menit pertama, mereka memiliki peluang besar untuk melaju ke final pertama mereka dalam 22 tahun terakhir.
Pemerintah Senegal resmi menuntut penyelidikan internasional independen terkait dugaan korupsi di tubuh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Di tengah kekecewaan publik Senegal usai pencabutan gelar Piala Afrika, Idrissa Gueye justru menekankan bahwa ada hal yang jauh lebih berharga dibandingkan sekadar trofi juara.
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Mengenal CAF, induk organisasi sepak bola Afrika yang menyelenggarakan AFCON. Simak sejarah dan peran pentingnya dan alasan Senegal dicoret CAF, Maroko juara piala afrika
CAF melalui Dewan Banding secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika atau AFCON 2026 dan menobatkan tuan rumah Maroko juara piala afrika
Kenapa Maroko juara AFCON 2025? Simak analisis mendalam putusan CAF yang membatalkan kemenangan Senegal dan menetapkan Maroko sebagai kampiun Piala Afrika.
Pemerintah Senegal resmi menuntut penyelidikan internasional independen terkait dugaan korupsi di tubuh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Pencabutan gelar Piala Afrika ini bermula dari temuan adanya ketidakkonsistenan data pemain yang didaftarkan Federasi Sepak Bola Senegal (FSF).
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved