Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Liam Rosenior Ketiban Masalah usai Chelsea Tumbang di Markas Fulham

Dhika Kusuma Winata
08/1/2026 16:10
Liam Rosenior Ketiban Masalah usai Chelsea Tumbang di Markas Fulham
PELATIH Chelsea, Liam Rosenior.(Dok. rcstrasbourgalsace.fr)

PELATIH anyar Chelsea, Liam Rosenior, harus menyaksikan kekalahan tim barunya dari tribun saat the Blues takluk 1-2 dari Fulham pada laga derbi London Barat di Craven Cottage, Kamis (8/1). Gol penentu Harry Wilson di menit-menit akhir memastikan Chelsea pulang tanpa poin.

Hasil itu memperlihatkan masalah lama Chelsea yang akan menjadi beban Rosenior. Sang pelatih anyar the Blues itu hanya bisa mengamati jalannya laga dari tribun dan sudah merasakan situasi sulit.

Marc Cucurella diganjar kartu merah pada menit ke-22.  Di bawah arahan pelatih sementara Calum McFarlane, The Blues harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang pertandingan.

Fulham memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mencetak gol pembuka melalui sundulan Raul Jimenez pada menit ke-55. Chelsea sempat bangkit ketika Liam Delap menyamakan kedudukan tetapi sembilan menit sebelum waktu normal berakhir, Fulham kembali unggul melalui gol Harry Wilson.

Kekalahan itu semakin mempertegas persoalan kedisiplinan Chelsea. Sepanjang musim ini, klub asal London tersebut telah menerima delapan kartu merah di semua kompetisi.

Ketegangan juga terasa di tribun pendukung Chelsea. Spanduk bertuliskan BlueCo out terbentang disertai nyanyian protes terhadap kepemilikan klub.

Rosenior yang duduk berdekatan dengan jajaran manajemen turut menjadi saksi langsung kekecewaan suporter.

Hasil itu membuat Chelsea melorot ke peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Inggris. Mereka kini sejajar dengan Fulham di perolehan 31 poin dari 21 pertandingan.

Bagi Rosenior, laga debut yang disaksikan dari kejauhan itu menyisakan banyak catatan. Meski belum memimpin sesi latihan ataupun menentukan strategi, dia melihat dengan jelas tantangan yang menantinya.

Kartu merah Cucurella menjadi simbol persoalan disiplin yang belum terselesaikan, diperparah oleh kartu kuning akibat protes yang diterima Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Tosin Adarabioyo sesaat setelah insiden tersebut.

Tercatat, lima kartu merah Chelsea musim ini terjadi di ajang Liga Primer. Jumlah itu hanya terpaut satu dari rekor terburuk klub dalam satu musim Liga Inggris, yakni enam kartu merah pada musim 2007–2008, padahal kompetisi masih menyisakan 17 pertandingan.

Situasi itu diprediksi menjadi peringatan dini bagi Rosenior. Jika tidak segera dibenahi, masalah disiplin dan tekanan internal berpotensi menggagalkan target Chelsea pada sisa musim. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik