Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Teka-teki mengenai siapa sosok yang akan menakhodai Chelsea pasca pemecatan Enzo Maresca akhirnya terjawab. Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, secara terbuka mengonfirmasi bahwa dirinya telah mencapai kesepakatan untuk menyeberang ke Stamford Bridge.
Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (6/1/2026), pelatih berusia 41 tahun tersebut tidak menampik kabar yang beredar. Ia justru menegaskan bahwa kepindahannya ke London Barat tinggal menunggu pengumuman resmi.
Berikut adalah rincian kesepakatan dan fakta-fakta kunci di balik penunjukan Liam Rosenior sebagai manajer baru Chelsea:
Poin paling krusial dari negosiasi ini adalah tercapainya kesepakatan lisan (verbal agreement) antara Rosenior dan manajemen Chelsea. Rosenior mengungkapkan bahwa pembicaraan tahap akhir telah selesai dilakukan dan seluruh poin utama kontrak sudah disetujui oleh kedua belah pihak.
"Semua sudah disepakati dan kemungkinan akan rampung dalam beberapa jam ke depan," tegas Rosenior. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa tidak ada lagi hambatan administratif yang berarti, dan Chelsea hanya tinggal merilis pernyataan resmi.
Proses negosiasi yang berjalan cepat dan mulus ini tidak lepas dari struktur kepemilikan kedua klub. Chelsea dan Strasbourg sama-sama berada di bawah payung konsorsium BlueCo. Hal ini menjadikan Rosenior sebagai kandidat internal yang paling logis dan mudah diakses oleh manajemen The Blues.
Rosenior sendiri dinilai sukses menangani Strasbourg, klub saudara Chelsea, dengan membawa mereka finis di peringkat ketujuh Ligue 1 musim lalu. Prestasi ini menjadi portofolio utama yang meyakinkan para petinggi di London.
Kedatangan Rosenior diproyeksikan untuk mengisi kekosongan kursi pelatih setelah Enzo Maresca didepak pekan lalu. Jika resmi dilantik, Rosenior akan tercatat sebagai manajer permanen keempat Chelsea sejak era kepemilikan BlueCo dimulai pada 2022.
Tugas berat sudah menanti Rosenior. Ia tidak hanya dituntut untuk memperbaiki performa tim, tetapi juga harus menghadapi tekanan media Inggris yang jauh lebih besar dibandingkan saat ia berada di Prancis.
Dalam pernyataannya, Rosenior mengakui bahwa tawaran dari raksasa Liga Primer Inggris seperti Chelsea adalah kesempatan emas dalam kariernya. Meskipun ia memiliki keterikatan emosional dengan Strasbourg, panggilan dari Stamford Bridge dianggap sebagai lompatan karier yang wajib diambil.
"Ini adalah kesempatan yang tidak bisa saya tolak," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasa perlu berpamitan secara langsung kepada publik Strasbourg sebagai bentuk rasa hormat sebelum memulai petualangan barunya.
Meski belum pernah menjadi manajer utama di Liga Primer Inggris, Rosenior bukanlah sosok asing di sepak bola Inggris. Karier kepelatihannya dimulai di Derby County pada 2019, di mana ia bekerja di bawah Phillip Cocu dan kemudian menjadi asisten Wayne Rooney.
Ia sempat menjadi pelatih interim Derby County pada 2022, kemudian menangani Hull City di Divisi Championship selama satu setengah musim. Puncak kematangannya terlihat saat ia memoles Strasbourg menjadi tim yang kompetitif di kasta tertinggi Liga Prancis.
Sarr, yang membantu Senegal menjuarai Piala Afrika bulan lalu, menjadi salah satu pemain kunci dalam pertahanan Strasbourg pada paruh pertama musim ini.
Tidak hanya di lini pertahanan, Rosenior juga menggunakan strategi serupa di lini depan. Ia memberi contoh Liam Delap yang dimainkan di posisi sayap kanan saat laga leg pertama
Palmer sempat diistirahatkan dalam leg kedua semifinal Piala Liga Inggris, Rabu (4/2) kemarin, demi mengelola kebugaran gelandang serang asal Inggris tersebut.
Chelsea bertandang ke markas juru kunci Wolves pada pekan ke-25 Liga Primer Inggris 2026. Akankah skuad Liam Rosenior kembali pesta gol di Molineux?
Nama Rio Ngumoha mendadak jadi buah bibir saat mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-100 melawan Newcastle United di laga debutnya di Liga Primer Inggris, Agustus lalu.
Kemenangan atas Chelsea ini sekaligus mengakhiri penantian delapan tahun Arsenal untuk kembali merasakan atmosfer final Piala Liga sejak terakhir kali pada musim 2017/18.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved