Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Newcastle vs Qarabag: The Magpies Selangkah Lagi ke 16 Besar Usai Menang 6-1

Khoerun Nadif Rahmat
23/2/2026 20:24
Newcastle vs Qarabag: The Magpies Selangkah Lagi ke 16 Besar Usai Menang 6-1
Jepretan layar.(Google.)

LANGKAH Newcastle United menuju babak 16 besar Liga Champions kini tinggal menuntaskan formalitas di Stadion St James' Park. Menjamu wakil Azerbaijan, Qarabag FK, pada Rabu (25/2), skuat asuhan Eddie Howe berada di atas angin setelah pesta gol 6-1 pada leg pertama babak play-off pekan lalu.

Selisih lima gol tersebut secara praktis telah mengakhiri persaingan, kecuali jika terjadi keajaiban luar biasa yang meruntuhkan sejarah kompetisi Eropa.

Bintang kemenangan Newcastle di Azerbaijan tidak lain adalah Anthony Gordon. Mantan pemain muda Everton dan Liverpool itu tampil fenomenal dengan memborong empat gol sekaligus memecahkan berbagai rekor.

Gordon kini tercatat sebagai pemain Inggris dengan hattrick tercepat di Liga Champions, pemain Newcastle pertama yang mencetak empat gol dalam satu laga UCL, serta menjadi pencetak gol terbanyak klub dalam satu kampanye Liga Champions dengan koleksi 10 gol.

Gol tambahan dari Malick Thiaw dan Jacob Murphy melengkapi dominasi total The Magpies. Statistik sejarah pun sepenuhnya berpihak pada tuan rumah. Dari 91 kesempatan sebelumnya di mana sebuah tim memenangi leg pertama fase gugur kompetisi Eropa dengan selisih lima gol atau lebih, seluruh tim tersebut berhasil melaju ke babak berikutnya.

Meski demikian, momentum Newcastle sedikit terganggu setelah kekalahan 1-2 dari Manchester City di Liga Primer Inggris akhir pekan lalu. Selain itu, catatan kandang mereka belakangan ini mulai goyah setelah menelan tiga kekalahan dari empat laga terakhir di St James' Park.

Bagi Qarabag, laga di tanah Inggris ini ibarat mengemban misi yang mustahil. Meski sempat memberikan perlawanan terhormat saat menahan imbang Chelsea dan mengalahkan Benfica di fase sebelumnya, lini pertahanan tim asuhan Qurban Qurbanov tersebut kini tampak kehabisan tenaga. Mereka tercatat selalu kebobolan setidaknya dua gol dalam enam laga terakhir di kompetisi Eropa, termasuk saat dilumat Liverpool dan Newcastle secara beruntun.

Rekor pertemuan Qarabag melawan klub Inggris juga sangat buruk dengan catatan sembilan kekalahan dari 10 pertandingan. Walaupun jadwal domestik mereka melawan FK Neftchi sempat ditunda demi persiapan maksimal, fokus Qarabag tampaknya sudah mulai beralih ke perburuan gelar liga domestik di mana mereka tertinggal empat poin dari puncak klasemen.

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, menegaskan timnya tidak akan mencari alasan kelelahan meski baru saja menempuh perjalanan jauh dan menghadapi jadwal padat.

"Saya rasa tidak ada pilihan lain di sana. Dalam beberapa hal, kebutuhan untuk pulih dan menjadi yang terbaik lagi adalah pemikiran yang menyadarkan ketika Anda melawan Man City dan hal itu sendiri memfokuskan pikiran untuk tidak mencari alasan," kata Howe dikutip dari laman resmi klub.

Howe menuntut profesionalisme penuh dari anak asuhnya untuk tetap tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.

"Kami harus tampil dan menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri serta memberikan segalanya yang kami bisa untuk memenangi pertandingan lainnya. Para pemain tahu mereka harus siap," tegas Howe.

Kemenangan atau hasil imbang di laga itu akan memastikan tiket Newcastle untuk menantang Chelsea atau Barcelona di babak 16 besar. (Ndf/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya