Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ruben Amorim Dipecat MU, Respons Alejandro Garnacho di Instagram Jadi Sorotan

 Gana Buana
05/1/2026 19:28
Ruben Amorim Dipecat MU, Respons Alejandro Garnacho di Instagram Jadi Sorotan
Alejandro Garnacho tertangkap basah menyukai postingan pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United.(Dok. Daily Mail)

Drama pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United (MU) menyisakan cerita menarik dari mantan anak asuhnya. Winger Chelsea, Alejandro Garnacho, tertangkap basah memberikan respons yang menyiratkan kepuasan atas nasib malang pelatih asal Portugal tersebut.

Pemain berusia 21 tahun itu terlihat menyukai (like) unggahan jurnalis Fabrizio Romano di Instagram yang mengonfirmasi pemecatan Amorim pada Senin waktu setempat. Aksi digital ini seolah mengonfirmasi bahwa hubungan buruk antara keduanya belum pulih meski Garnacho sudah meninggalkan Old Trafford.

Retaknya Hubungan di Old Trafford

Garnacho hengkang ke Chelsea pada musim panas lalu dengan nilai transfer £40 juta (sekitar Rp800 miliar). Kepindahan ini dipicu oleh kerusakan hubungan yang parah dengan Amorim. Ketegangan bermula hanya sebulan setelah kedatangan Amorim, saat Garnacho dicoret dari skuad Derby Manchester.

Puncak konflik terjadi pada akhir musim lalu. Setelah hanya duduk di bangku cadangan saat MU kalah dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa, Garnacho meluapkan kekecewaannya dalam wawancara pasca-pertandingan.

"Sampai final saya bermain di setiap babak membantu tim, dan hari ini saya hanya main 20 menit. Saya tidak tahu. Final ini akan memengaruhi keputusan saya," ujar Garnacho kala itu.

Masuk Daftar 'Buangan'

Komentar tersebut membuat Amorim berang. Menurut laporan The Athletic, Amorim dengan tegas mengatakan kepada Garnacho di depan rekan setimnya: "Lebih baik kamu berharap punya agen yang bagus musim panas ini."

Sejak saat itu, Garnacho masuk dalam kelompok pemain yang diasingkan atau dikenal sebagai "bomb squad" di Carrington, bersama Marcus Rashford, Jadon Sancho, Tyrell Malacia, dan Antony. Mereka dianggap tidak memiliki masa depan dalam skema Amorim.

Friksi tak hanya soal menit bermain. Garnacho juga pernah dihukum mentraktir makan malam seluruh tim karena ulahnya yang langsung masuk ke lorong ganti setelah diganti sebelum turun minum karena alasan taktis. Meski sempat dimaafkan, insiden-insiden tersebut menjadi akumulasi alasan mengapa Garnacho kini tampak "merayakan" kepergian Amorim dari kejauhan. (Daily Mail/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya