Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

PSIS Semarang vs Persipal Palu, Titik Balik Keluar dari Zona Degradasi 

Akhmad Safuan
02/1/2026 10:07
PSIS Semarang vs Persipal Palu, Titik Balik Keluar dari Zona Degradasi 
Pemain pinjaman dari PSIM Yogyakarta Rafael de Rodrigues (Rafinha) saat diperkenalkan oleh CEO PSIS Semarang Datu Nova Fatmawati.(Akhmad Safuan/MI)

PELUANG keluar dari zona degradasi terbuka bagi PSIS Semarang saat menjamu Persipal Palu yang sama-sama berada di papan bawah Sabtu (3/1) malam, dalam lanjutan kompetisi Liga Championship atau Liga 2 yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang.

Pertandingan mempertemukan dua tim papan bawah PSIS Semarang vs Persipal Palu Sabtu (3/1) di Stadion Jatidiri Semarang dalam lanjutan kompetisi Liga Championship diperkirakan bakal seru, kedua tim diperkirakan akan tampil ngotot untuk dapat mencuri poin agar dapat keluar dari zona degradasi.

Pertemuan tim Laskar Mahesa Jenar vs tim Laskar Tadulako ini menjadi momentum berharga bagi keduanya yang masih berada di zona merah karena sama-sama memiliki nilai buruk dalam kompetisi liga Championship musim ini dan kemenangan akan menjadi titik balik untuk keluar dari zona degradasi dan tidak tergelincir ke zona 3.

PSIS Semarang saat ini baru mengantongi 5 poin dari 13 pertandingan yang dijalani dengan 10 kali kalah, 2 kali seri dan 1 kali menang, sedangkan Persipal Palu juga tidak jauh berbeda dengan catatan buruk memiliki 6 poin dari 13 pertandingan yang dilakoni tidak pernah menang, 6 kali seri dan 7 kali kalah.

Bagi Tim Laskar Mahesa Jenar pertandingan dijadwalkan besok Sabtu (3/1) pukul 19.00 WIB  menjadi keuntungan tersendiri, karena selain sebagai tuan rumah dengan didukung atmosfer stadion yang diperkirakan akan dipenuhi pendukungnya, juga adanya tambahan amunisi baru pemain pinjaman dari PSIM Yogyakarta Rafael de Rodrigues (Rafinha).

"Pertandingan besok akan menjadi ajang pembuktian bagi Rafinha untuk dapat mencuri perhatian PSIS Semarang mempertahankan pada pertandingan berikutnya," ujar seorang pengamat sepakbola di Semarang.

Bagi Persipal Palu pertandingan lanjutan Liga Championship ini, tentu tidak akan disia-siakan, meskipun sebagai tim tamu yang mempunyai rekor tidak pernah menang juga menjadi kesempatan berharga keluar dari zona degradasi, sehingga akan tampil ngotot dan berusaha untuk dapat mencuri poin penuh mengingat pada pertandingan sebelumnya ditahan imbang 1-1.

Bukan juga perkara mudah bagi kedua tim yang berada di urutan 9 dan 10 ini, karena tim berada di zona degradasi di atasnya Persiku Kudus juga tidak akan tinggal diam terpaku, meskipun pada pertandingan berikutnya dijadwalkan menghadapi tim papan atas seperti Barito Putra, Persiba Balikpapan, Tornado FC dan Persipura Jayapura sebagai tim tamu.

Tidak mudah juga bagi tim Laskar Mahesa Jenar, karena setelah berada di bawah manajemen baru dan melakukan perombakan besar-besaran tim, hingga pada pertandingan ini belum dapat menurunkan 11 pemain barunya yang sebagian besar merupakan eksodus Persela Lamongan karena menunggu dibukanya bursa musim tranfer pada 10 Januari mendatang.

"Misi saya yang paling dekat adalah membenahi tim, dari pemain, pelatih sampai manajemen untuk mencoba menyelamatkan PSIS agar kembali ke jalurnya," kata CEO PSIS Semarang Datu Nova Fatmawati.

Setelah melakukan pembenahan manajemen, kemudian mengganti pelatih yang saat ini dipercayakan kepada Jefri Sastra, PSIS Semarang merekrut pemain anyar yang diharapkan dapat menyelamatkan tim dari zona degradasi di sisa pertandingan Liga Championship yakni Denilson Rodrigues, Aldair Simanca, Rafinha, Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Tegar Infantrie, Gustur Cahyo, Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio dan Fahmi Al-Ayyubi. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya