Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFEDERASI Sepak Bola Asia (AFC) menegaskan polemik status kelayakan pemain naturalisasi Malaysia sepenuhnya berada di bawah kewenangan FIFA.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul, menjelaskan keputusan final akan ditentukan oleh Football Tribunal FIFA.
"Isu kelayakan pemain bukan ranah AFC. Itu kewenangan FIFA, khususnya tribunal sepak bola. Hingga kini belum ada keputusan final. Kami menunggu tribunal bersidang dalam waktu dekat," ujar Windsor, dikutip dari the Star.
Ia menekankan proses hukum masih berjalan. Putusan awal telah dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA, tetapi FAM memiliki hak untuk mengajukan banding.
"Setelah banding, kasusnya berlanjut ke Komite Banding. Jika masih tidak puas, bisa dibawa ke CAS (Court of Arbitration for Sport). Jadi, sampai seluruh tahapan hukum dilalui, belum ada yang final," jelasnya.
Windsor juga berharap proses hukum segera dituntaskan agar tidak mengganggu jadwal Kualifikasi Piala Asia yang kian dekat.
"FAM sudah menyatakan akan banding. Kami menunggu badan yang berwenang mengambil keputusan dengan cepat agar tidak menimbulkan keterlambatan," tambahnya.
Seperti diketahui, FIFA pada Jumat (26/9) menjatuhkan sanksi berat terhadap FAM dan tujuh pemain naturalisasi karena dianggap melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait pemalsuan dokumen. FIFA menyatakan FAM menyerahkan dokumen yang dipalsukan untuk meloloskan tujuh pemain dalam laga Kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam, 10 Juni 2025.
Ketujuh pemain itu ialah Gabriel Palermo, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Masing-masing dijatuhi denda 2.000 franc Swiss dan larangan bermain 12 bulan di semua kompetisi. Sementara FAM dikenai denda 350.000 franc Swiss. (I-2)
FIFA memantau ketegangan akibat serangan militer AS ke Iran menjelang Piala Dunia 2026, namun memastikan Iran tetap tampil di putaran final.
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter sebut kepemimpinan Gianni Infantino sebagai diktator dan jadi alat politik Donald Trump jelang Piala Dunia 2026. Simak kritik pedasnya.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
FIFA pantau ketat Guadalajara, Meksiko usai tewasnya bos kartel El Mencho memicu kekacauan. Simak kelanjutan nasib laga Piala Dunia dan play-off Maret mendatang.
Sanksi FIFA Malaysia: CAS berikan penangguhan sementara hukuman 7 pemain naturalisasi terkait skandal dokumen. Simak detail lengkapnya.
FAM dikenai denda sebesar 350.000 franc Swiss sedangkan masing-masing pemain dijatuhi denda 2.000 franc Swiss serta larangan terlibat dalam aktivitas sepak bola selama setahun.
ASOSIASI Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain tim nasional.
PUTRA Mahkota Johor sekaligus pemilik Johor Darul Tazim, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, mempertanyakan keputusan mengejutkan FIFA yang menjatuhkan sanksi terhadap tim nasional Malaysia.
FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) karena palsukan dokumen pemain naturalisasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved