Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Federasi sepakbola Indonesia, PSSI, semakin gencar mencari pemain naturalisasi akhir-akhir ini untuk dimasukan dalam skuad asuhan Shin Tae-yong.
Setelah menggaet Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, PSSI nampaknya belum puas dan kembali melirik pemain berdarah Indonesia yang bermain di luar negeri.
Saat ini, mata pencinta sepakbola tanah air tertuju pada sosok pemain berdarah Ambon yang bermain untuk FC Copenhagen, yaitu Kevin Diks. Dikabarkan, bahwa Kevin akan menjadi amunisi baru dalam skuad asuhan STY.
Baca juga : Maarten Paes Jadi WNI, Persaingan Kiper Timnas makin Ketat
Keterkaitan pemain FC Copenhagen itu dengan Timnas Indonesia sebenarnya bukan hal baru. Beberapa bulan bahkan tahun terakhir, pemain yang memiliki darah Ambon ini sudah sering dihubung-hubungkan untuk memperkuat skuad Garuda.
Berdasarkan informasi yang beredar, PSSI sudah melakukan berbagai upaya, termasuk menelpon Agen dari Kevin Diks agar bersedia untuk membela timnas Indonesia.
Lantas, apakah benar Kevin Diks akan segera memperkuat Timnas Indonesia? Sembari menunggu jawabannya, Mari kita intip profil Kevin Diks terlebih dahulu!
Baca juga : Shin Tae-yong: Pemain Naturalisasi Membuat Timnas Indonesia Makin Kuat
Dilansir dari berbagai sumber, Kevin Diks memiliki nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy. Ia lahir di Kota Apeldoorn, Belanda pada 6 Oktober 1996. Pemain berusia 27 tahun ini berposisi sebagai bek tengah dan memiliki tinggi badan 1,85 m.
Darah Indonesia mengalir di tubuh Kevin Diks dari sang ibu bernama Natasja Diks Bakarbessy. Diketahui jika sang ibu merupakan Warga Negara Indonesia berasal dari Desa Waai, Kecamatan Salahulu, Pulau Ambon, Maluku Tengah. Namun, lepas perang dunia kedua, keluarga ibunya putuskan untuk hijrah ke Belanda upaya mencari peruntungan hidup yang lebih baik.
Berdasarkan unggahannya di akun Instagram, ia rupanya telah memiliki pasangan dan dan telah dikaruniai satu orang anak perempuan. Meski tak banyak mengunggah momen kebersamaannya di feed Instagram, Kevin menunjukan kalau dirinya sosok ayah yang dekat dengan anak.
Baca juga : Shin Tae-yong: Pemain Naturalisasi Bikin Timnas Makin Kuat
Diks memulai karir sepakbolanya bersama klub muda VIOS Vaassen pada 2002-2004. Dia kemudian hengkang ke akademi sepak bola lokal kotanya, AGOVV Apeldoorn.
Diks lantas bergabung dengan akademi sepak bola Vitesse yang berbasis di Arnhem, Belanda pada 2005. Diks menghabiskan hampir satu dekade, bermain untuk berbagai tingkat kelompok usia, mulai dari Vitesse U17, Vitesse U19, hingga tim utama Vitesse pada 2014.
Karir profesional Diks dimulai dengan tim utama Vitesse pada musim 2014/2015. Setelah tampil mengesankan di Vitesse, pada musim 2016/2017, Diks bergabung dengan klub Serie A, Fiorentina. Di Fiorentina, karirnya melibatkan beberapa periode peminjaman.
Baca juga : Indonesia Vs Vietnam, Prediksi Susunan Pemain Timnas dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pada musim yang sama, ia dipinjamkan kembali ke Vitesse, lalu pindah ke Feyenoord pada musim berikutnya. Setelah masa pinjaman di Feyenoord berakhir, Diks kembali ke Fiorentina sebelum dipinjamkan lagi ke Empoli pada musim 2018/2019, dan kemudian ke Aarhus GF pada musim 2019/2020.
Musim 2020/2021 menyaksikan kembalinya Diks ke Fiorentina setelah masa peminjaman di Aarhus GF selesai. Namun, pada musim 2021/2022, ia bergabung dengan FC Copenhagen, klub tempat ia bermain hingga saat ini. Debutnya untuk FC Copenhagen terjadi pada 18 Juli 2021 melawan AaB di 3F Superliga. Selama bermain untuk FC Copenhagen, Kevin Diks telah mencatatkan 142 penampilan dengan torehan 16 gol serta 18 assist.
Selama karirnya di dunia sepakbola, Kevin telah mendapatkan sejumlah gelar bergengsi, antara lain, pemenang Piala Super Belanda bersama Feyenoord pada 2018 dan meraih dua gelar Piala Belanda bersama Vitesse pada musim 2016/2017 dan 2017/2018.
Selain itu, ia juga membantu Feyenoord mencapai posisi runner-up di Piala KNVB 2018. Diks juga meraih dua gelar juara Liga Denmark bersama FC Copenhagen pada musim 2021/2022 dan 2022/2023. Ia menambahkan trofi Piala Denmark ke dalam koleksi gelarnya bersama FC Copenhagen pada musim 2022/2023.
Sebelum diisukan akan bergabung dengan Timnas Indonesia, Kevin Diks dikabarkan pernah bermain bersama Timnas Belanda pada tingkatan usia U-19 sebanyak 4 kali, U-20 sebanyak 5 penampilan, dan U-21 sebanyak 7 penampilan.
Melansir dari Transfermarkt, Kevin Diks yang berkarier di FC Copenhagen memiliki harga pasar senilai Rp69,53 miliar. (Z-10)
BABAK kelima penyisihan Piala Dunia 2026 Grup Asia Kamis lalu bergulir.
Timnas Malaysia saat ini berada di puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia dengan 12 poin dari empat pertandingan.
FAM menyatakan kekecewaannya dan menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut.
Komite Banding FIFA kemudian memutuskan untuk menolak seluruh banding FAM dan menjatuhkan sanksi penuh yang sebelumnya diberikan oleh Komite Disiplin FIFA.
PENGURUS Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk mengakhiri kontrak lebih awal dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert.
FIFA menyatakan FAM telah melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA 2025 terkait pemalsuan dan penggunaan dokumen palsu yang melibatkan tujuh pemain kelahiran luar negeri.
Inilah daftar pelatih Timnas Indonesia senior dari era Polosin, Shin Tae-yong, hingga John Herdman. Cek sejarah prestasi dan statistik pelatih Garuda
Banyak pendukung timnas kembali menyebut nama STY karena rekam jejaknya selama lima tahun menangani tim Garuda.
KETUA Umum PSSI Erick Thohir memastikan era kepelatihan Shin Tae-yong (STY) dan penerusnya Patrick Kluivert di timnas Indonesia sudah berakhir.
Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo mengingatkan PSSI agar tidak gegabah dalam menentukan pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia
Shin Tae-yong adalah salah satu pelatih sepak bola terkenal asal Korea Selatan yang telah membuktikan kemampuannya di berbagai level, baik di klub maupun tim nasional.
Ulsan HD FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong setelah hanya dua bulan menjabat sebagai pelatih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved